Search for collections on Undip Repository

Isolasi dan Seleksi Jamur Rhizosfer Cabai Asal Lahan Organik yang Bersifat Antagonis Terhadap Penyakit Rebah Kecambah Cabai

SAFINA, Marista Fikri Irsya (2026) Isolasi dan Seleksi Jamur Rhizosfer Cabai Asal Lahan Organik yang Bersifat Antagonis Terhadap Penyakit Rebah Kecambah Cabai. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.

[thumbnail of 1. COVER.pdf] Text
1. COVER.pdf

Download (187kB)
[thumbnail of 2. HALAMAN PENGESAHAN.pdf] Text
2. HALAMAN PENGESAHAN.pdf

Download (309kB)
[thumbnail of 3. ABSTRAK.pdf] Text
3. ABSTRAK.pdf

Download (157kB)
[thumbnail of 4. ABSTRACK.pdf] Text
4. ABSTRACK.pdf

Download (158kB)
[thumbnail of 5. KATA PENGANTAR.pdf] Text
5. KATA PENGANTAR.pdf

Download (105kB)
[thumbnail of 6. DAFTAR ISI.pdf] Text
6. DAFTAR ISI.pdf

Download (186kB)
[thumbnail of 10. BAB I PENDAHULUAN.pdf] Text
10. BAB I PENDAHULUAN.pdf

Download (206kB)
[thumbnail of 15. DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
15. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (175kB)

Abstract

Penyakit rebah kecambah yang disebabkan oleh Fusarium sp. merupakan salah satu
masalah utama pada fase awal pertumbuhan tanaman cabai merah keriting
(Capsicum annuum L.) karena dapat menurunkan viabilitas dan vigor bibit.
Pengendalian dengan agens hayati menjadi alternatif ramah lingkungan untuk
menekan patogen tular tanah tersebut. Tujuan penelitian ini yaitu mengidentifikasi
jenis jamur yang berhasil diisolasi dari rhizosfer tanaman cabai, menguji
kemampuan antagonis jamur rhizosfer terhadap Fusarium sp. dan menguji potensi
jamur antagonis dalam teknologi seed coating untuk meningkatkan ketahanan benih
terhadap penyakit rebah kecambah. Penelitian dilakukan secara berseri melalui uji
in vitro dan in planta. Uji in vitro dilakukan dengan metode dual culture pada
medium PDA untuk mengetahui daya hambat jamur antagonis terhadap patogen,
sedangkan uji in planta dilakukan dengan perlakuan seed coating menggunakan
isolat terbaik. Hasil identifikasi menunjukkan terdapat lima isolat jamur rhizosfer,
yaitu Gliocladium sp., Trichoderma sp., Aspergillus sp. 1, Aspergillus sp. 2, dan
Penicillium sp.. Uji antagonis menunjukkan bahwa semua isolat mampu
menghambat pertumbuhan Fusarium sp. dengan kategori sedang hingga tinggi
dengan penghambatan paling tinggi adalah Gliocladium sp. sebesar 76,20%. Hasil
uji in planta menunjukkan bahwa perlakuan seed coating berbahan aktif
Gliocladium sp. mampu menekan intensitas serangan Fusarium sp. hingga 0%
dengan efektivitas pengendalian 100%.
Kata kunci: Capsicum annum, Fusarium sp., jamur antagonis, seed coating

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Sciences and Mathemathic
Divisions: Faculty of Science and Mathematics > Department of Biology
Depositing User: Yemima Laras Sekarsari
Date Deposited: 18 Feb 2026 02:19
Last Modified: 18 Feb 2026 02:19
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/45323

Actions (login required)

View Item View Item