MALICHA, Salma Nur (2026) Potensi Konsorsium Kapang Endofit dengan Trichoderma viride sebagai Biokontrol Alternaria alternata Penyebab Bercak Daun Pada Tanaman Kentang (Solanum tuberosum). Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Text
1. COVER.pdf Download (130kB) |
|
|
Text
3. ABSTRAK.pdf Download (114kB) |
|
|
Text
4. ABSTRACT.pdf Download (116kB) |
|
|
Text
5. KATA PENGANTAR.pdf Download (80kB) |
|
|
Text
6. DAFTAR ISI.pdf Download (91kB) |
|
|
Text
10. BAB I PENDAHULUAN.pdf Download (114kB) |
|
|
Text
15. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (169kB) |
|
|
Text
2. HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (114kB) |
Abstract
Produksi kentang di Indonesia mengalami penurunan pada tahun 2023 sebesar
17%. Penurunan produksi kentang dapat disebabkan oleh berbagai faktor, salah
satunya adalah serangan kapang patogen tanaman. Alternaria alternata menjadi
salah satu patogen yang menyebabkan bercak pada tanaman kentang. Kapang
endofit yang berasosiasi secara simbiotik dengan tanaman inang diketahui
memiliki kemampuan bertahan hidup yang baik, terutama dalam melawan
patogen tanaman. Trichoderma viride juga diketahui memiliki kemampuan
sebagai biokontrol dalam melawan patogen tanaman. Penelitian ini bertujuan
untuk mengkaji potensi konsorsium kapang endofit dengan Trichoderma viride
dalam menghambat pertumbuhan Alternaria alternata. Kapang endofit dan
patogen diisolasi dari perkebunan di Desa Getasan, Kecamatan Getasan,
Kabupaten Semarang. Hasil isolasi diamati secara makroskopis dan mikroskopis
dan didapatkan 4 isolat kapang endofit yang diduga berupa Aspergillus flavus,
Aspergillus niger, Penicillium chrysogenum, dan Mucor hiemalis. Kapang endofit
diuji kompatibilitasnya dengan T. viride sebelum dikombinasikan. Uji
antagonisme dilakukan dengan metode dual culture dan persentase penghambatan
dihitung berdasarkan perbedaan diameter koloni. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa kapang endofit P. chrysogenum kompatibel terhadap T. viride karena daya
hambat yang rendah (5%), sehingga berpotensi untuk dikonsorsium. Perlakuan
konsorsium memperlihatkan hasil yang signifikan dalam menghambat A.
alternata yaitu dengan daya hambat 65,33%, namun tidak berbeda nyata
dibandingkan dengan perlakuan tunggal Trichoderma viride yang menghasilkan
daya hambat 54,67%. Temuan ini mengindikasikan bahwa konsorsium kapang
endofit dengan T. viride memiliki potensi sebagai agen biokontrol, namun
efektivitasnya tidak berbeda nyata dengan penggunaan Trichoderma viride secara
tunggal.
Kata kunci: Alternaria alternata, kapang endofit, konsorsium, Trichoderma viride
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Biology |
| Depositing User: | Yemima Laras Sekarsari |
| Date Deposited: | 18 Feb 2026 02:16 |
| Last Modified: | 18 Feb 2026 02:16 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/45319 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
