Salsabilla, Sriajeng Pramugita and Santoso, R. Slamet (2026) PROSES KOLABORASI DALAM PENGEMBANGAN DESA WISATA BALONG KECAMATAN JEPON KABUPATEN BLORA. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro.
|
Text
Sriajeng Pramugita Salsabilla_14020122120032_COVER.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (933kB) |
|
|
Text
Sriajeng Pramugita Salsabilla_14020122120032_BAB 1.pdf - Submitted Version Download (2MB) |
|
|
Text
Sriajeng Pramugita Salsabilla_14020122120032_BAB 2.pdf - Submitted Version Download (19MB) |
|
|
Text
Sriajeng Pramugita Salsabilla_14020122120032_BAB 3.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
|
|
Text
Sriajeng Pramugita Salsabilla_14020122120032_BAB 4.pdf - Submitted Version Download (177kB) |
|
|
Text
Sriajeng Pramugita Salsabilla_14020122120032_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Download (130kB) |
|
|
Text
Sriajeng Pramugita Salsabilla_14020122120032_LAMPIRAN.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Desa Wisata Balong di Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora, memiliki potensi besar
dalam sektor pariwisata, namun pengembangan destinasi ini masih terkendala oleh
proses kolaborasi yang kurang efektif antara pemerintah, masyarakat, dan sektor
swasta. Penelitian ini menganalisis proses kolaborasi dalam pengembangan desa
wisata dengan pendekatan collaborative governance, yang menekankan pentingnya
keterlibatan aktif semua pemangku kepentingan. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa meskipun kolaborasi telah dijalankan, peran masyarakat masih terbatas,
dukungan pemerintah belum optimal, dan keterlibatan sektor swasta minim.
Kolaborasi yang dilakukan lebih banyak didorong oleh Kelompok Sadar Wisata
(Pokdarwis), namun belum mendapatkan dukungan struktural yang memadai.
Proses kolaborasi yang seharusnya mencakup dialog tatap muka, pembangunan
kepercayaan, dan komitmen terhadap tujuan bersama masih kurang maksimal,
menghambat tercapainya pengelolaan desa wisata yang berkelanjutan. Penguatan
kapasitas kelembagaan lokal dan penerapan kolaborasi yang lebih inklusif dan
terstruktur menjadi kunci untuk mendorong keberhasilan pengembangan Desa
Wisata Balong yang lebih partisipatif dan berkelanjutan.
Kata Kunci: proses kolaborasi, collaborative governance, desa wisata, Balong Jepon, partisipasi masyarakat, tata kelola.
69. Administrasi Publik 2026
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of Public Administration |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 18 Feb 2026 02:11 |
| Last Modified: | 18 Feb 2026 02:11 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/45317 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
