Hasanah, Siti Nur Aniatun (2024) Sintesis Kopolimer Eugenol-Divinil Benzena Tersulfonasi sebagai Bahan Dasar Membran Microbial Fuel Cell. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Text
01. Cover.pdf Download (33kB) |
|
|
Text
03. Halaman Pengesahan.pdf Download (291kB) |
|
|
Text
05. Daftar Isi.pdf Download (80kB) |
|
|
Text
09. Abstrak.pdf Download (91kB) |
|
|
Text
10. Abstract.pdf Download (89kB) |
|
|
Text
11. Bab 1.pdf Download (13kB) |
|
|
Text
16. Daftar Pustaka.pdf Download (102kB) |
Abstract
Membran microbial fuel cell merupakan membran polimer elektrolit dengan
keunggulan dalam nilai konduktivitas proton dan stabilitas kimia yang baik sehingga
menghasilkan daya listrik yang tinggi. Polieugenol merupakan polimer elektrolit dari
bahan alam dan dapat dimodifikasi dengan penambahan taut silang berupa divinil
benzena bertujuan untuk meningkatkan kerapatan struktur yang diharapkan dapat
menurunkan nilai derajat penggembungan. Modifikasi lain yaitu penambahan gugus
sulfonat untuk meningkatkan transfer proton pada polimer. Penelitian ini bertujuan
untuk memperoleh sintesis kopolimer eugenol divinil benzena tersulfonasi (EDVBT)
dan pembuatan membran microbial fuel cell. Penelitian ini diawali dengan sintesis
kopolimer eugenol divinil benzena (EDVB) melalui polimerisasi adisi kationik.
Kopolimer EDVB dilakukan sulfonasi dengan asetil sulfat. Hasil sintesis
dikarakterisasi meliputi kelarutan, berat molekul, titik leleh, analisis gugus fungsi
dengan Fourier Transform Infrared (FTIR), dan stabilitas termal dengan
Thermogravimetric Analysis (TGA). Membran microbial fuel cell dikarakterisasi
meliputi derajat penggembungan, konduktivitas proton, sudut kontak, dan analisis
morfologi dengan Scanning Electron Microscopy (SEM). Hasil sintesis kopolimer
EDVB berupa padatan berwarna oranye kemerahan dengan rendemen 94%. Larut
dalam pelarut organik dan tidak larut dalam akuades. Keberhasilan sintesis kopolimer
EDVB ditandai dengan hilangnya serapan gugus vinil (C=C alkena) dari eugenol dan
divinil benzena pada bilangan gelombang 1640 cm-1 dan 1632 cm-1. Analisis TGA
menunjukkan penurunan massa 5% dan 10% pada suhu 161,8oC dan 236,48oC. Hasil
sulfonasi kopolimer EDVBT berupa padatan berwarna coklat tua, derajat sulfonasi
sebesar 29,31% dan kapasitas tukar kation sebesar 0,996 meq/g. Larut dalam pelarut
organik dan tidak larut dalam akuades. Berat molekul mengalami peningkatan semula
9366,19 dalton menjadi 10464,34 dalton. Keberhasilan sulfonasi kopolimer EDVBT
ditandai adanya puncak serapan gugus sulfonat (-SO3H) pada 1192 cm-1 (S=O), 1058
cm-1 (S-O), dan 879 cm-1 (C-S). Analisis TGA menunjukkan penurunan massa 5% dan
10% pada suhu 178oC dan 278,6oC. Membran polimer menghasilkan lembaran tipis
berwarna coklat tua. Derajat penggembungan membran kopolimer setelah
penambahan divinil benzena menjadi 9,06%. Membran kopolimer EDVBT
menghasilkan konduktivitas proton sebesar 2,84 × 10-6 S/cm dan voltase membran
microbial fuel cell sebesar 0.003±0.078 V.
Kata Kunci : kopolimer eugenol-divinil benzena, sulfonasi, membran microbial fuel
cell
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Chemistry |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 12 Feb 2026 08:09 |
| Last Modified: | 12 Feb 2026 08:09 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/45209 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
