Nisa’, Shofwatun (2024) Sintesis Komposit SilikaGlutaraldehid/Kitosan Sebagai Adsorben Logam Kromium (VI). Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Archive
Shofwatun Nisa'.zip Restricted to Repository staff only Download (7MB) | Request a copy |
|
|
Text
1. Cover.pdf Download (283kB) |
|
|
Text
3. HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (134kB) |
|
|
Text
5. DAFTAR ISI.pdf Download (441kB) |
|
|
Text
9. RINGKASAN.pdf Download (433kB) |
|
|
Text
10. SUMMARY.pdf Download (336kB) |
|
|
Text
11. BAB 1 PENDAHULUAN.pdf Download (348kB) |
|
|
Text
16. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (360kB) |
Abstract
Salah satu biomassa yang memiliki kadar silika yang tinggi yakni sebesar
86,90-97,30% menjadikan sekam padi sangat berpotensi sebagai prekusor silika
alam. Silika banyak dimanfaatkan sebagai adsorben. Namun, penggunaan silika
sebagai adsorben masih terdapat kelemahan yakni situs aktifnya yang berupa
gugus Si-OH dan Si-O-Si memiliki sifat keasaman yang rendah sehingga
diperlukan modifikasi adsorben. Kitosan dipilih untuk modifikasi silika karena
memiliki gugus –NH2 dan –OH yang memiliki sepasang elektron bebas yang
reaktif terhadap senyawa lain. Dalam penelitian ini, kemampuan adsorpsi silika
kitosan ditingkatkan dengan teknik crosslink (taut silang) menggunakan
glutaraldehid. Crosslink (taut silang) menjadikan luas permukaan adsorben
meningkat sehingga menyediakan lebih banyak situs adsorpsi untuk molekul
adsorbat. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh komposit silikakitosan/glutaraldehid, menentukan karakteristik silika-kitosan hasil sintesis, dan
menentukan kemampuan adsorpsi silika-kitosan hasil sintesis sebagai adsorben
logam kromium.
Penelitian ini dilakukan melalui beberapa tahap yakni, preparasi abu
sekam padi, ekstraksi larutan natrium silikat, sintesis komposit silika kitosan dan
silika-kitosan/glutaraldehid, uji adsorpsi terhadap logam kromium dan
karakterisasi. Sekam padi direndam dalam larutan HCl kemudian dicuci dan
dikeringkan. Setelah kering, sekam padi kemudian diarangkan dan dibakar dalam
muffle furnace. Ekstraksi natrium silikat dilakukan dengan merefluks abu sekam
padi dengan NaOH. Natrium silikat selanjutnya ditambahkan dengan larutan
kitosan untuk menghasilkan komposit silika kitosan dan penambahan
glutaraldehid untuk menghasilkan komposit silika-kitosan/glutaraldehid.
Adsorben yang telah berhasil disintesis kemudian diuji adsorpsivitasnya pada
logam kromium dan selanjutnya dikarakterisasi FTIR untuk mengetahui gugus
fungsi, XRF untuk mengetahui komposisi unsur, SEM untuk mengetahui
morfologi adsorben serta AAS untuk mengukur konsentrasi unsur logam yang
teradsorpsi.
Komposit silika-kitosan telah berhasil disintesis dari abu sekam padi. Hal
ini ditunjukkan dengan adanya gugus O-H, Si-O-H, Si-O-Si, N-H, NH2, C-H pada
spektrum FT-IR. Hasil XRF memperlihatkan kandungan silika pada abu sekam
padi sebanyak 95,27%. Hasil SEM menunjukkan morfologi komposit silikakitosan/glutaraldehid lebih rapat dengan struktur teratur dan bentuk partikel yang
tidak beraturan. Uji adsorpsi pada logam kromium menghasilkan jumlah logam
kromium yang teradsorbsi pada komposit silika-kitosan/glutaraldehid sebesar 27,2
mg/g sedangkan pada silika-kitosan sebesar 25,9 mg/g
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Chemistry |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 12 Feb 2026 08:02 |
| Last Modified: | 12 Feb 2026 08:02 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/45195 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
