Nugraheni, Mela Ayu (2026) KECEMASAN DAN MEKANISME PERTAHANAN DIRI TOKOH UTAMA PEREMPUAN DALAM FILM PENDEK PLEASE BE QUIET KARYA WILLIAM ADIGUNA: KAJIAN PSIKOLOGI SIGMUND FREUD. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Budaya.
|
Text
BAB I_Mela Ayu Nugraheni.pdf Download (148kB) |
|
|
Text
BAB II_Mela Ayu Nugraheni.pdf Download (217kB) |
|
|
Text
BAB III_Mela Ayu Nugraheni.pdf Restricted to Repository staff only Download (861kB) |
|
|
Text
BAB IV_Mela Ayu Nugraheni.pdf Restricted to Repository staff only Download (324kB) |
|
|
Text
BAB V_Mela Ayu Nugraheni.pdf Restricted to Repository staff only Download (40kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap tipe-tipe kecemasan dan mekanisme pertahanan diri yang dialami oleh dua tokoh utama perempuan yakni Sarah dan Putri dalam film pendek Please Be Quiet karya William Adiguna. Teori penelitian yang dipakai adalah teori struktur naratif dan sinematik film Himawan Pratista dan teori psikologi sastra psikoanalisis Sigmund Freud mengenai kecemasan dan mekanisme pertahanan diri. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode kepustakaan. Data primer didapatkan dari menyaksikan film, mencatat dialog dan melakukan penandaan waktu serta melakukan dokumentasi atas informasi yang diperoleh. Data sekunder diperoleh dari buku-buku, jurnal, artikel, tugas akhir dan sosial media yang relevan dengan penelitian ini. Metode penelitian yang penulis gunakan adalah metode kepustakaan yang bersifat deskriptif kualitatif untuk meneliti kecemasan dan mekanisme pertahanan diri tokoh utama perempuan dalam film pendek Please Be Quiet.
Film pendek Please Be Quiet karya William Adiguna mengangkat permasalahan pelecehan seksual yang terjadi di lingkungan kerja. Korban berakhir dibungkam oleh pelaku dan saksi juga dipaksa untuk bungkam untuk mempertahankan pekerjaannya. Penelitian berjudul “Kecemasan dan Mekanisme Pertahanan Diri Tokoh Utama Perempuan dalam Film Pendek Please Be Quiet Karya William Adiguna: Kajian Psikologi Sigmund Freud” menemukan dua tipe kecemasan pada Putri sebagai korban dan dua tipe kecemasan pada Sarah sebagai saksi pelecehan seksual. Sarah dan Putri sama-sama mengalami kecemasan objektif atau realistis dan moral. Selain itu, ditemukan pula enam bentuk mekanisme pertahanan diri pada Sarah, yakni represi; proyeksi; pembentukan reaksi; denial; rasionalisasi; dan undoing, serta tiga bentuk mekanisme pertahanan diri pada Putri, yaitu represi; denial; dan regresi. Kecemasan-kecemasan tersebut muncul karena adanya konflik antara ego dan superego pada masing-masing tokoh yang memicu timbulnya kecemasan serta mekanisme pertahanan diri pada Sarah dan Putri.
Kata kunci: kecemasan, konflik, takut, mekanisme pertahanan diri, film Please Be Quiet
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Humanities |
| Divisions: | Faculty of Humanities > Department of Indonesian Literature |
| Depositing User: | Tugirin |
| Date Deposited: | 12 Feb 2026 04:15 |
| Last Modified: | 12 Feb 2026 04:15 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/45159 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
