Search for collections on Undip Repository

Studi Kuantum Interaksi Peptida LK199C (Leu-Lys199-Cys) dan Peptida AK195Q (Ala-Lys195-Glu) pada Human Serum Albumin dengan Glukosa dan Fruktosa

Hakim, Robby Krisna (2024) Studi Kuantum Interaksi Peptida LK199C (Leu-Lys199-Cys) dan Peptida AK195Q (Ala-Lys195-Glu) pada Human Serum Albumin dengan Glukosa dan Fruktosa. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.

[thumbnail of 01. Cover.pdf] Text
01. Cover.pdf

Download (42kB)
[thumbnail of 03. Halaman Pengesahan.pdf] Text
03. Halaman Pengesahan.pdf

Download (270kB)
[thumbnail of 05. Daftar Isi.pdf] Text
05. Daftar Isi.pdf

Download (54kB)
[thumbnail of 09. Abstrak.pdf] Text
09. Abstrak.pdf

Download (11kB)
[thumbnail of 10. Abstract.pdf] Text
10. Abstract.pdf

Download (10kB)
[thumbnail of 11. BAB I Pendahuluan.pdf] Text
11. BAB I Pendahuluan.pdf

Download (109kB)
[thumbnail of 16. Daftar Pustaka.pdf] Text
16. Daftar Pustaka.pdf

Download (137kB)

Abstract

Reaksi glikasi adalah reaksi non-enzimatik antara protein/asam
nukleat/lipid dengan gula pereduksi yang mana membentuk produk akhir yang
dikenal dengan advance glycation end products (AGEs). Glukosa dan frutkosa
dalam penelitian sebelumnya dilaporkan dapat bereaksi glikasi dengan Human
Serum Albumin (HSA). Hasil penelitian in vitro sebelumnya telah membuktikan
adanya interaksi yang menyebabkan cincin glukosa dan fruktosa terbuka saat
berinteraksi dengan Lys-199 dan terbentuknya ikatan kovalen di Lys-195 dengan
glukosa. Penelitian in silico sebelumnya melaporkan bahwa Lys-199 dan Lys-195
merupakan situs terjadinya interaksi paling kuat saat berinteraksi dengan glukosa
linear. Penelitian ini masih bersifat umum sehingga tidak bisa menjelaskan interaksi
yang terjadi di Lys-199 dan Lys-195 secara khusus. Tujuan penelitian ini adalah
untuk memprediksi interaksi awal dalam reaksi glikasi dengan lebih akurat,
berdasarkan parameter energi interaksi, spektrum UV, dan orbital molekul.
Penelitian ini menggunakan protein HSA dengan kode PDB 4IW2 sebagai
reseptor. Struktur siklik dan linear pada glukosa dan fruktosa digunakan sebagai
ligan. Penelitian ini dilakukan dengan metode molecular docking dengan tujuan
mendapatkan posisi optimal dari interaksi reseptor dan ligan. Hasil yang didapat
digunakan dalam perhitungan mekanika kuantum. Metode yang digunakan dari
mekanika kuantum adalah density functional theory (DFT) dengan basis set
B3LYP/6-31g(dp) dan time dependent functional theory (TDDFT). Perhitungan
mekanika kuantum dilakukan dengan tujuan optimasi struktur molekul,
mendapatkan orbital molekul dan spektra UV kompleks antara LK199C (LeuLys199-Cys) dan AK195Q (Ala-Lys195-Glu) dengan glukosa dan fruktosa.
Hasil penelitian ini adalah LK199C diprediksi memiliki potensi lebih besar
untuk berinteraksi dengan glukosa siklik yang ditunjukkan dengan kompleks
LK199C...Glukosa Siklik memiliki energi interaksi paling negatif yaitu -43,259
kJ/mol dan terbentuknya 2 ikatan hidrogen antara keduanya. AK195Q diprediksi
memiliki potensi lebih besar untuk berinteraksi dengan glukosa linear yang
ditunjukkan dengan kompleks AK195Q...Glukosa Linear memiliki energi interaksi
paling negatif yaitu -44,283 kJ/mol dan juga terjadinya pergeseran spektra UV yang
menggambarkan adanya perubahan konformasi pada reseptor dikarenakan interaksi
reseptor dan ligan yang kuat.
Kata kunci: Reaksi glikasi, Protein HSA, Glukosa, Fruktosa, Mekanika Kuantum

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Sciences and Mathemathic
Divisions: Faculty of Science and Mathematics > Department of Chemistry
Depositing User: Suhersi Rahmadhani
Date Deposited: 12 Feb 2026 03:23
Last Modified: 12 Feb 2026 03:23
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/45129

Actions (login required)

View Item View Item