ARUMSARI, JULIA LESTARI (2025) IDENTIFIKASI MOLEKULER DAN FILOGENETIK ASCIDIAN KOLONIAL PADA EKOSISTEM TERUMBU KARANG DI KEPULAUAN SERIBU (25dsa466). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
|
Text
Julia Lestari Arumsari 25dsa466 FULL.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Ascidian merupakan biota bentik yang hidup menempel pada ekosistem
terumbu karang. Permasalahan terbatasnya informasi tentang jenis ascidian di
Kepulauan Seribu serta minimnya eksplorasi ascidian menjadikan penelitian
tentang identifikasi ascidian penting untuk dilakukan. Tujuan penelitian ini untuk
mengetahui spesies ascidian kolonial dan kekerabatan antar spesies yang
ditemukan di ekosistem terumbu karang Pulau Tidung dan Pulau Pari berdasarkan
metode deskriptif eksploratif. Pengambilan sampel ascidian dilaksanakan pada
tanggal 27 – 29 Agustus 2024 di Pulau Tidung dan Pulau Pari, sedangkan analisis
laboratorium dilaksanakan pada Bulan Januari–Mei 2025 di Laboratorium
Pengelolaan Sumber Daya Ikan dan Lingkungan (PSDIL) dan Laboratorium
Tropical Marine Biotechnology (TMB), FPIK, Universitas Diponegoro. Hasil
penelitian menunjukkan lima spesies ascidian kolonial yang digunakan dalam
penelitian ini berasal dari dua famili yang berbeda yaitu Leptoclinides sp. dan
Didemnum sp. yang berasal dari Famili Didemnidae dan Aplidium sp. yang
berasal dari Famili Polyclinidae. Berdasarkan proses identifikasi molekuler
melalui proses optimasi volume DNA template dan suhu annealing, hanya satu
dari lima sampel yang berhasil diamplifikasi menggunakan dua sepasang primer
yang berbeda. Sampel tersebut berkode PT02-02 (B) yang berasal dari Pulau
Tidung dan diamplifikasi menggunakan sepasang primer Did. Hasil identifikasi
spesies ascidian kolonial sampel PT02-02(B) memiliki query lenght sebesar 597
bp. Hasil BLAST pada website NCBI menunjukkan sampel PT02-02 (B) memiliki
kemiripan dengan spesies Aplidium sp. dengan nilai Query Cover 98% dan Per.
Ident 80,31%. Hasil filogenetik spesies Aplidium sp. dengan Aplidium accarense
menunjukkan nilai bootstrap sebesar 90%. Nilai pairwise distance menunjukkan
spesies ascidian Aplidium sp. (PT02-02 (B)) memiliki nilai jarak genetik sebesar
0,00% dengan sekuens Aplidium accarense.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Ascidian kolonial, DNA barcoding, Filogenetik, Molekuler, PCR |
| Subjects: | Fisheries And Marine Sciences |
| Divisions: | Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Aquatic Resources |
| Depositing User: | pancasila wati |
| Date Deposited: | 12 Feb 2026 02:58 |
| Last Modified: | 12 Feb 2026 02:58 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/45122 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
