Search for collections on Undip Repository

Isolasi Senyawa Aktif Fraksi Etil Asetat Daun Lampeni (Ardisia humilis Vahl.) sebagai Agen Anti Inflamasi dan Antioksidan

Hardiyanto, Rengkuh (2024) Isolasi Senyawa Aktif Fraksi Etil Asetat Daun Lampeni (Ardisia humilis Vahl.) sebagai Agen Anti Inflamasi dan Antioksidan. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.

[thumbnail of 1. Cover.pdf] Text
1. Cover.pdf

Download (134kB)
[thumbnail of 3. Halaman Pengesahan.pdf] Text
3. Halaman Pengesahan.pdf

Download (65kB)
[thumbnail of 5. Halaman Daftar Isi.pdf] Text
5. Halaman Daftar Isi.pdf

Download (263kB)
[thumbnail of 9. Halaman Abstrak.pdf] Text
9. Halaman Abstrak.pdf

Download (293kB)
[thumbnail of 15. Halaman Daftar Pustaka.pdf] Text
15. Halaman Daftar Pustaka.pdf

Download (266kB)

Abstract

Inflamasi merupakan respon pertahanan diri dari infeksi patogen, fungi, dan
parasit. Mediator inflamasi terdiri dari sitokin dan salah satu produk lipid yaitu
prostaglandin. Obat-obatan yang memiliki aktivitas anti inflamasi pada umumnya
akan menghambat kinerja enzim COX. Penghambatan aktivitas enzim COX-1 &
COX-2 akan memiliki efek samping pada saluran pencernaan dan kardiovaskular.
Penemuan kandidat obat anti inflamasi baru dengan mekanisme lain perlu
dilakukan untuk mengurangi efek samping tersebut. Genus Ardisia merupakan
tanaman famili Primulaceae yang mengandung metabolit sekunder seperti
triterpenoid saponin, flavonoid, quinon dengan beragam bioaktivitasnya. Ardisia
humilis Vahl merupakan salah satu spesies dari Ardisia yang belum banyak di
eksplorasi kandungan kimianya dan memiliki potensi sebagai agen anti inflamasi
dan antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi senyawa pada fraksi
etil asetat dari daun Ardisia humilis Vahl sebagai agen anti inflamasi dan
antioksidan.
Daun Ardisia humilis Vahl diekstraksi maserasi dengan EtOH 70% dan
dipartisi menggunakan n-heksana dan etil asetat, keduanya dilakukan skrining
aktivitas anti inflamasi. Fraksi EtOAc memiliki aktivitas anti inflamasi dan akan
dilakukan pemisahan menggunakan KCV. Sebanyak tujuh sub fraksi (FA – FG)
dilakukan skrining aktivitas anti inflamasi dan FB dan FC memiliki aktivitas anti
inflamasi yang baik. Sub fraksi aktif dilakukan pemisahan menggunakan HPLCpreparatif. Hasil HPLC-prepartif FB didapatkan isolat B1 (tR = 5,4 menit) dan isolat
B2 (tR = 6,58 menit) dan FC didapatkan isolat B1 (tR = 8,06 menit) dan isolat B2 (tR
= 10,5 menit). Isolat yang dihasilkan dilakukan skrining fitokimia dan dianalisis
menggunakan UPLC-ESI-MS, UV-Vis, FTIR, 1H-NMR, dan 13C-NMR. Selain itu,
dilakukan uji aktivitas anti inflamasi dan antioksidan.
Hasil skrining fitokimia dan analisis UV-Vis menunjukkan bahwa isolat B1
dan B2 merupakan senyawa flavonoid. Hasil analisis FTIR isolat B1 dan B2
memiliki gugus fungsi O-H, C=O, C=C aromatik, Ar-O-C eter dan C-C(=O)-C.
Hasil analisis UPLC-ESI-MS isolat B1 dan B2 menunjukkan kromatogram tunggal
pada tR 7,41 menit dan 8,38 menit dengan m/z [M-H]- 301,11 dan [M-H]- 285,14.
Hasil analisa 1H-NMR menunjukkan pola splitting doublet pada cincin aromatis
dan 13C-NMR menujukkan jumlah atom karbon sebanyak 15 dan pada isolat B2
terdapat dua karbon identik muncul pada geseran kimia yang sama. Hasil elusidasi
struktur kimia disimpulkan bahwa isolat B1 adalah quercetin dan isolat B2 adalah
kaempferol. Hasil uji anti inflamasi menunjukkan bahwa isolat B1 konsentrasi 100
µg/mL dan isolat B2 konsentrasi 25 dan 50 µg/mL dapat menurunkan produksi NO
yang signifikan dengan nilai P < 0,05. Hasil uji antioksidan senyawa isolat B1 dan
isolat B2 memiliki nilai IC50 masing-masing 19,89 dan 19,81 µg/mL.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Sciences and Mathemathic
Divisions: Faculty of Science and Mathematics > Department of Chemistry
Depositing User: Suhersi Rahmadhani
Date Deposited: 12 Feb 2026 02:52
Last Modified: 12 Feb 2026 02:52
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/45119

Actions (login required)

View Item View Item