Search for collections on Undip Repository

ANALISIS KONTRASTIF PENGGUNAAN PRONOMINA PERSONA BAHASA JEPANG DAN BAHASA JAWA DAERAH MALANG (Kajian Sosiolinguistik) 日本語とマラン地域のジャワ語における人称代名詞の 使用に関する対照分析「社会言語学」

Wulan, Ardhini Wahyu (2025) ANALISIS KONTRASTIF PENGGUNAAN PRONOMINA PERSONA BAHASA JEPANG DAN BAHASA JAWA DAERAH MALANG (Kajian Sosiolinguistik) 日本語とマラン地域のジャワ語における人称代名詞の 使用に関する対照分析「社会言語学」. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Budaya.

[thumbnail of DRAFT SKRIPSI_ARDHINI WAHYU WULAN_BKJ 2021.pdf] Text
DRAFT SKRIPSI_ARDHINI WAHYU WULAN_BKJ 2021.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

Wulan, Ardhini Wahyu. 2025. “Analisis Kontrastif Penggunaan Pronomina
Persona Bahasa Jepang dan Bahasa Jawa (Kajian Sosiolinguistik)”. Skripsi
Program Studi S1 Bahasa dan Kebudayaan Jepang, Fakultas Ilmu Budaya,
Universitas Diponegoro. Dosen Pembimbing: Sriwahyu Istana Trahutami, S.S.,
M.Hum.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor yang memengaruhi
dalam pemilihan penggunaan pronomina persona bahasa Jepang dan bahasa Jawa.
Selain itu, penelitian ini juga mendeksripsikan perbedaan dan persamaan faktor
yang memengaruhi penggunaan pronomina persona bahasa Jepang dan bahasa Jawa.
Objek material dari penelitian ini adalah film Sakura no Youna Boku no Koibito
untuk data bahasa Jepang dan film seri Yowis Ben untuk data bahasa Jawa. Metode
penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian
ini adalah faktor yang memengaruhi dalam pemilihan penggunaan pronomina
persona bahasa Jepang adalah usia, status sosial, keanggotaan kelompok, tingkat
keakraban, dan gender. Sedangkan, penggunaan pronomina persona bahasa Jawa
dipengaruhi oleh usia, status sosial, dan tingkat keakraban. Kemudian,
persamaannya adalah penggunaan pronomina persona sama-sama dipengaruhi oleh
faktor usia, status sosial, dan tingkat keakraban. Perbedaannya adalah gender
penutur dapat memengaruhi penggunaan pronomina persona bahasa Jepang. Selain
itu, dalam penggunaan pronomina persona bahasa Jepang, jika hubungan antara
penutur dan lawan tutur dekat, maka dapat digunakan pronomina persona yang
bersifat santai. Berbeda halnya dengan bahasa Jawa, jika hubungan antara penutur
dan mitra tutur dekat, namun usia mitra tutur lebih tua, maka penutur menggunakan
pronomina persona yang lebih halus.
Kata kunci: sosiolinguistik, pronomina persona pertama, pronomina persona
kedua, pronomina persona ketiga, kontrastif

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Humanities
Divisions: Faculty of Humanities > Department of Japanese Language and Culture
Depositing User: Tugirin
Date Deposited: 12 Feb 2026 02:20
Last Modified: 12 Feb 2026 02:20
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/45100

Actions (login required)

View Item View Item