ILMA, ZIDNA and Marjo, Marjo and Leonard, Lapon Tukan (2020) GUGATAN TUSSENKOMST DALAM PEMERIKSAAN PERKARA PERDATA DI PENGADILAN NEGERI PEKALONGAN (Studi Kasus Perkara Perdata No. 23/Pdt.G/2012/PN.Pkl). _019 Acara 2020. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
19 Zidna Ilma-cover.pdf Restricted to Repository staff only Download (264kB) |
|
|
Text
19 Zidna Ilma-abstrak.pdf Download (14kB) |
|
|
Text
19 Zidna Ilma-bab 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (192kB) |
|
|
Text
19 Zidna Ilma-bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (336kB) |
|
|
Text
19 Zidna Ilma-bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (168kB) |
|
|
Text
19 Zidna Ilma-bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (382kB) |
|
|
Text
19 Zidna Ilma-bab 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (26kB) |
|
|
Text
19 Zidna Ilma-dapus.pdf Download (148kB) |
Abstract
Intervensi adalah ikut sertanya pihak ketiga yang mempunyai kepentingan dalam gugatan perkara perdata dengan jalan melibatkan diri atau dilibatkan oleh salah satu pihak dalam suatu perkara perdata yang sedang berlangsung. Bentuk campurnya pihak ketiga ada tiga macam, yaitu voeging, tussenkomst, vrijwaring.
Gugatan tussenkomst merupakan masuknya pihak ketiga dalam suatu proses pemeriksaan perkara perdata atas inisiatif sendiri dan sebagai pihak yang berkepentingan untuk membela hak dan kepentingannya sendiri.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui mengapa dilakukan gugatan tussenkomst dalam perkara perdata No. 23/Pdt.G/2012/PN.Pkl, kemudian bagaimana pemeriksaan gugatan tussenkomst dalam perkara perdata di Pengadilan Negeri Pekalongan, serta mengetahui akibat hukum dengan adanya putusan terhadap gugatan tussenkomst.
Metode penelitian dalam penelitian ini terdiri dari metode pendekatan menggunakan metode yuridis empiris. Jenis dan sumber data berasal dari data primer yang diperoleh langsung di lapangan dengan beberapa narasumber, dan data sekunder yang diperoleh dengan melakukan penelitian kepustakaan yang
diperlukan. Data primer dilakukan melalui wawancara, sedangkan data sekunder dengan pengumpulan informasi kepustakaan. Metode analisis data yang digunakan penulis yaitu analisis kualitatif.
Berdasarkan hasil dari penelitian dan pembahasan ini adalah mengapa dilakukan gugatan tussenkomst dalam perkara perdata No. 23/Pdt.G/2012/PN.Pkl karena Pihak Ketiga mempunyai kepentingan hukum, demi tercapainya sistem peradilan sederhana, cepat dan biaya ringan, dan menghindari adanya putusan yang saling bertentangan. Selanjutnya pemeriksaan perkara perdata pada gugatan tussenkomst, yaitu diperiksa secara bersamaan dalam perkara pokok. Hakim memeriksa dahulu isi gugatan tussenkomst dalam sidang insidentil dan akan mempertibangkan gugatan tussenkomst, apakah telah memenuhi syarat formil dan materiil. Kemudian Hakim mengambil putusan yang dituangkan dalam putusan sela untuk memutus boleh atau tidaknya Pihak Ketiga untuk ikut ke dalam proses pemeriksaan perkara perdata. Terakhir, akibat hukum dengan adanya putusan terhadap gugatan tussenkomst, yaitu dikabulkannya sebagian gugatan tussenkomst
yang diajukan oleh Pihak Ketiga, yaitu akta Perjanjian Pengikatan Jual Beli No. 4 tertanggal 14 Januari 2012 yang dibuat dan ditandatangani di hadapan Emi Ratnasari, S.H., M.Kn. Notaris di Pekalongan dinyatakan sah dan mengikat demi hukum, dan berakibat hukum kepemilikan obyek sengketa berupa sebidang tanah seperti semula, yaitu Penggugat Intervensi pemegang sertifikat Perjanjian Pengikatan Jual Beli.
Kata Kunci : Intervensi, Pihak Ketiga, Gugatan Tussenkomst
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Intervensi, Pihak Ketiga, Gugatan Tussenkomst |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Perpus FH |
| Date Deposited: | 12 Feb 2026 01:40 |
| Last Modified: | 12 Feb 2026 01:41 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/45079 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
