Search for collections on Undip Repository

PENGARUH INFRASTRUKTUR JALAN TOL SECTION I TERHADAP DINAMIKA GARIS PANTAI BERDASARKAN PEMODELAN GEOSPASIAL DI PESISIR KOTA SEMARANG (25dos442)

ANISSA, NADIA CHAERANI (2025) PENGARUH INFRASTRUKTUR JALAN TOL SECTION I TERHADAP DINAMIKA GARIS PANTAI BERDASARKAN PEMODELAN GEOSPASIAL DI PESISIR KOTA SEMARANG (25dos442). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

[thumbnail of NADIA CHAERANI ANISSA 25dos442 FULL.pdf] Text
NADIA CHAERANI ANISSA 25dos442 FULL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

Pantai adalah kawasan yang bersifat dinamis karena merupakan tempat
pertemuan dan interaksi antara darat, laut dan udara. Pantai selalu mengalami
penyesuaian yang terjadi secara terus menerus untuk menuju keseimbangan alami
terhadap dampak yang terjadi sehingga akan mempengaruhi perubahan garis
pantai. Garis pantai dapat diartikan sebagai garis pertemuan antara air laut dengan
daratan yang kedudukannya selalu mengalami perubahan. Garis pantai dapat
mengalami perubahan karena dipengaruhi oleh faktor-faktor hidro-oseanografi
seperti pasang surut, gelombang, arus serta karena adanya pergerakan sedimen.
Kota Semarang dan Kabupaten Demak merupakan kota yang terletak di Pantura
Jawa. Daerah pesisir Semarang-Demak masih banyak ditemui permasalahan
perubahan garis pantai. Pemerintah telah melakukan pembangunan jalan tol
Semarang-Demak yang nantinya juga digunakan sebagai tanggul laut dengan
tujuan untuk mengurangi bencana rob yang sering terjadi di wilayah tersebut.
Diperlukannya sebuah kajian yang dapat digunakan untuk menganalisis dampak
dari pembangunan jalan tol terhadap garis pantai dan sekitarnya. Metode
penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Untuk pengolahan garis
pantai menggunakan metode DSAS, klasifikasi penggunaan lahan menggunakan
metode supervised classification dan uji akurasi untuk menentukan tingkat
keakuratan dari klasifikasi tersebut. Garis pantai telah mengalami perubahan
sejauh 2.899,49 m dalam kurun waktu 4 tahun. Pesisir Semarang-Demak
mengalami pengurangan luasan daratan sebanyak 96,21 ha dan penambahan
luasan daratan sebesar 114,38 ha. Klasifikasi penggunaan lahan dibedakan
menjadi tujuh kategori yaitu badan air, pemukiman, ruang terbuka, sawah, sungai,
tambak dan vegetasi. Pembangunan tol dapat menyebabkan berkurangnya
kemunduran garis pantai dan alih fungsi lahan pesisir, khususnya konversi tambak
menjadi kawasan terbangun atau ruang terbuka.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Garis Pantai, GEE, DSAS, Supervised Classification, Penggunaan Lahan
Subjects: Fisheries And Marine Sciences
Divisions: Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Oceanography
Depositing User: pancasila wati
Date Deposited: 11 Feb 2026 08:11
Last Modified: 11 Feb 2026 08:11
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/45071

Actions (login required)

View Item View Item