Anggraeni, Novrita Ayu (2024) Penggunaan Dua Standar Dalam Analisis Total Fenolik dan Flavonoid dari Daun Psidium Guajava, Syzygium Polyanthum, dan Melaleuca Leucadendra serta Aktivitas Antioksidan. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Archive
Novrita Ayu Anggraeni.zip Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
|
|
Text
01. Cover.pdf Download (23kB) |
|
|
Text
03. Halaman Pengesahan.pdf Download (282kB) |
|
|
Text
05. Daftar Isi.pdf Download (17kB) |
|
|
Text
09. Ringkasan.pdf Download (76kB) |
|
|
Text
10. Summary.pdf Download (75kB) |
|
|
Text
11. Bab I Pendahuluan.pdf Download (237kB) |
|
|
Text
15. Bab V Penutup.pdf Download (166kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi antioksidan dari tiga
jenis tanaman obat tradisional Indonesia: daun salam, daun kayu putih, dan daun
jambu biji. Tanaman obat tradisional ini mengandung senyawa bioaktif seperti
fenolat dan flavonoid yang berfungsi sebagai antioksidan. Kesulitan dalam
membandingkan hasil penelitian sebelumnya karena perbedaan metode dan standar
yang digunakan mendorong penelitian ini untuk memakai dua standar kalibrasi
dalam analisis fenolat dan flavonoid, serta dua metode pengukuran aktivitas
antioksidan.
Analisis total fenolat dilakukan dengan metode spektrofotometri
menggunakan reagen Folin-Ciocalteu dan dua standar kalibrasi: asam galat dan
katekin. Total flavonoid diukur menggunakan reagen AlCl3 dengan standar
kuersetin dan rutin. Aktivitas antioksidan dievaluasi menggunakan metode DPPH
dan H2O2. Setiap ekstrak tanaman diuji dalam dua kali pengulangan untuk
memastikan keakuratan hasil. Hasil pengukuran disajikan dalam satuan mg
ekuivalen asam galat (GAE) dan mg ekuivalen katekin (CE) untuk fenolat, serta mg
ekuivalen kuersetin (QE) dan mg ekuivalen rutin (RE) untuk flavonoid.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa daun salam memiliki kandungan total
fenolat tertinggi, diikuti oleh daun kayu putih dan daun jambu biji. Total fenolat
dalam daun salam adalah 349,8 mg GAE/g ekstrak dan 359,92 mg CE/g ekstrak.
Aktivitas antioksidan yang diukur menggunakan metode DPPH dan H2O2
menunjukkan korelasi positif dengan kandungan fenolat dan flavonoid. Konversi
konsentrasi fenolat dari asam galat ke katekin menggunakan hubungan linier dari
kurva kalibrasi memastikan keakuratan hasil pengukuran. Konversi konsentrasi
flavonoid dari kuersetin ke rutin diperoleh dari persamaan linier:
kadar rutin=3,1686×(kadar kuersetin)−18,427. Rumusan ini memungkinkan
perbandingan yang lebih luas dengan penelitian lain dan memastikan kesetaraan
hasil antara metode rutin dan kuersetin, sehingga dapat mendukung evaluasi potensi
antioksidan dari tanaman obat tradisional.
Kata kunci: Kandungan Fenolat, Kandungan Flavonoid, Potensi Antioksidan,
Standar Kalibrasi, Tanaman Obat Tradisional.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Chemistry |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 11 Feb 2026 08:06 |
| Last Modified: | 11 Feb 2026 08:06 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/45068 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
