Search for collections on Undip Repository

Sintesis Silika/Kitosan@Glutaraldehid sebagai Pupuk Slow Release pada Sawi Pakcoy (Brassica rappa L.)

Salsabila, Novianty (2024) Sintesis Silika/Kitosan@Glutaraldehid sebagai Pupuk Slow Release pada Sawi Pakcoy (Brassica rappa L.). Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.

[thumbnail of Nisrina Salsabila.zip] Archive
Nisrina Salsabila.zip
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy
[thumbnail of 01. Cover.pdf] Text
01. Cover.pdf

Download (55kB)
[thumbnail of 03. Halaman Pengesahan.pdf] Text
03. Halaman Pengesahan.pdf

Download (132kB)
[thumbnail of 05. Daftar Isi.pdf] Text
05. Daftar Isi.pdf

Download (116kB)
[thumbnail of 10. Abstrak.pdf] Text
10. Abstrak.pdf

Download (9kB)
[thumbnail of 11. Bab I.pdf] Text
11. Bab I.pdf

Download (159kB)
[thumbnail of 16. Daftar Pustaka.pdf] Text
16. Daftar Pustaka.pdf

Download (164kB)

Abstract

Keberadaan unsur hara nitrogen (N), fosfor (P), dan kalium (K) dalam tanah
berperan penting untuk kesuburan tanah. Salah satu upaya dalam peningkatan
efisiensi serapan dan penggunaan pupuk nitrogen, yaitu melalui pengurangan
tingkat kelarutan pupuk nitrogen melalui matriks yang dikenal sebagai Slow
Release Fertilizer (SRF). SRF dirancang untuk melepaskan unsur hara secara
bertahap untuk mengurangi kerugian unsur hara. Proses sintesis dilakukan melalui
empat tahap, yaitu pembuatan silika gel, pembuatan silika-kitosan, pemuatan pupuk
CUAN dan glutaraldehid melalui metode sol gel dan pencampuran langsung, serta
aplikasi pada tanaman. Hasil produk pupuk slow release diperoleh Silika GelCUAN-Glutaraldehid (SGCG) dan Silika-Kitosan-CUAN-Glutaraldehid (SKCG)
berupa serbuk berwarna kuning. Hasil FTIR menunjukkan perbedaan yang paling
utama terdapat pada Silika gel (SG) dan Silika-Kitosan (SK) dengan pembentukan
spektra pada bilangan gelombang sekitar 3000-3300 cm-1 yang mengindikasikan
keberadaan gugus kitosan pada silika gel. Keberadaan urea dan glutaraldehid
ditandai dengan adanya serapan di sekitar 1600 cm-1, 1400 cm-1, dan 1300 cm-1 baik
pada SGCG dan SKCG yang menandakan adanya gugus C=O dan -NH dari urea,
serta gugus C-H dari glutaraldehid. Hasil pengukuran GSA menunjukkan sampel
termasuk ke dalam mesopori yang diketahui dari ukuran pori SGCG dan SKCG
yaitu 5,60 dan 6,16 nm. Hasil analisis SEM-EDX menunjukkan adanya interaksi
silika dengan kitosan yang dilihat dari morfologi dan kandungan nitrogen sebesar
8,05% dan 11,75%. Hasil analisis duplo untuk pertumbuhan sawi pakcoy dengan
pupuk SGCG relatif lebih baik daripada SKCG.
Kata kunci : Silika gel, silika-kitosan, pupuk slow release, sawi pakcoy

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Sciences and Mathemathic
Divisions: Faculty of Science and Mathematics > Department of Chemistry
Depositing User: Suhersi Rahmadhani
Date Deposited: 11 Feb 2026 07:40
Last Modified: 11 Feb 2026 07:40
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/45056

Actions (login required)

View Item View Item