Search for collections on Undip Repository

PENGGUNAAN DAN PEMANFAATAN RUANG ANGKASA UNTUK KEPENTINGAN MILITER DITINJAU DARI PERSPEKTIF HUKUM INTERNASIONAL. _36 HI 2020

Afriansyah, Rudi and Prabandari, Adya Paramita and Susetyorini, Peni (2020) PENGGUNAAN DAN PEMANFAATAN RUANG ANGKASA UNTUK KEPENTINGAN MILITER DITINJAU DARI PERSPEKTIF HUKUM INTERNASIONAL. _36 HI 2020. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.

[thumbnail of Rudi Afriansyah - cover.pdf] Text
Rudi Afriansyah - cover.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (702kB)
[thumbnail of Rudi Afriansyah - abstrak.pdf] Text
Rudi Afriansyah - abstrak.pdf

Download (184kB)
[thumbnail of Rudi Afriansyah - bab 1.pdf] Text
Rudi Afriansyah - bab 1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (456kB)
[thumbnail of Rudi Afriansyah - bab 2.pdf] Text
Rudi Afriansyah - bab 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (515kB)
[thumbnail of Rudi Afriansyah - bab 3.pdf] Text
Rudi Afriansyah - bab 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (305kB)
[thumbnail of Rudi Afriansyah - bab 4.pdf] Text
Rudi Afriansyah - bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (742kB)
[thumbnail of Rudi Afriansyah - bab 5.pdf] Text
Rudi Afriansyah - bab 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (300kB)
[thumbnail of Rudi Afriansyah - dapus.pdf] Text
Rudi Afriansyah - dapus.pdf

Download (417kB)

Abstract

Kegiatan militer ruang angkasa adalah suatu kegiatan yang muncul seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi ruang angkasa. Karena muncul seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi ruang angkasa maka kegiatan militer ruang angkasa belum memiliki peraturan internasional yang secara
tegas mengaturnya. Kegiatan militer ruang angkasa hanya diwajibkan untuk tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip di dalam Space Treaty 1967. Namun prinsip-prinsip tersebut dapat menimbulkan masalah jika digunakan untuk mengatur kegiatan
militer ruang angkasa mengingat bahwa Space Treaty 1967 dibuat lebih dari 50 tahun lalu di tengah perang dingin dengan tujuan utama mencegah ruang angkasa menjadi arena perang selanjutnya.
Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif yaitu metode pendekatan dengan teori-teori hukum dalam praktek pelaksanaannya, yang meneliti bagaimana pengaturan kegiatan militer ruang angkasa di dalam Space Treaty 1967 dan untuk mengetahui alasan pengaturan militerisasi ruang angkasa melalui hukum nasional yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Rusia. Penelitian ini menggunakan sumber data sekunder dengan metode studi pustaka yang dituangkan secara sistematis dengan bahan hukum sekunder yaitu buku-buku, dokumen, hasil-hasil penelitian,
hasil karya dari kalangan hukum, dan media online.
Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa kegiatan keruangangkasaan yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Rusia terdapat ketidaksesuaian dengan regulasi yang terdapat didalam The Outer Space Treaty 1967 dengan meluncurkan satelit AEHF dan Meridian yaitu satelit yang diperuntukkan untuk membantu komunikasi, navigasi, serta pemetaan wilayah yang ditujukan untuk kepentingan militer Amerika Serikat dan Rusia, dengan demikian kegiatan tersebut termasuk kegiatan yang ditujukan untuk kepentingan militer walaupun bersifat non-agresif.
Kata Kunci: Hukum Ruang Angkasa, The Outer Space Treaty 1967, Satelit Militer

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Hukum Ruang Angkasa, The Outer Space Treaty 1967, Satelit Militer
Subjects: Law
Divisions: Faculty of Law > Department of Law
Depositing User: Perpus FH
Date Deposited: 11 Feb 2026 07:21
Last Modified: 12 Feb 2026 02:04
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/45050

Actions (login required)

View Item View Item