Search for collections on Undip Repository

Perbandingan Metode Cox Proportional Hazard dan Random Survival Forest dalam Analisis Survival Data Pertumbuhan Balita (Studi Kasus: Balita Stunting di Puskesmas Karadenan Bogor)

MALAU, Cory Stefani (2024) Perbandingan Metode Cox Proportional Hazard dan Random Survival Forest dalam Analisis Survival Data Pertumbuhan Balita (Studi Kasus: Balita Stunting di Puskesmas Karadenan Bogor). Undergraduate thesis, UNDIP: Fakultas Sains dan Matematika.

[thumbnail of 1. COVER.pdf] Text
1. COVER.pdf

Download (213kB)
[thumbnail of 3. HALAMAN PENGESAHAN I.PDF] Text
3. HALAMAN PENGESAHAN I.PDF

Download (165kB)
[thumbnail of 4. HALAMAN PENGESAHAN II.PDF] Text
4. HALAMAN PENGESAHAN II.PDF

Download (178kB)
[thumbnail of 5. KATA PENGANTAR.pdf] Text
5. KATA PENGANTAR.pdf

Download (161kB)
[thumbnail of 6. ABSTRAK.pdf] Text
6. ABSTRAK.pdf

Download (338kB)
[thumbnail of 7. ABSTRACT.pdf] Text
7. ABSTRACT.pdf

Download (337kB)
[thumbnail of 8. DAFTAR ISI.pdf] Text
8. DAFTAR ISI.pdf

Download (200kB)
[thumbnail of 12. BAB I PENDAHULUAN.pdf] Text
12. BAB I PENDAHULUAN.pdf

Download (180kB)
[thumbnail of 17. DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
17. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (344kB)

Abstract

Stunting merupakan gangguan pertumbuhan anak karena kekurangan gizi serta
dapat terjadinya infeksi yang telah berulang, yang dapat dilihat dengan adanya
kelainan pada tinggi atau panjang badan kurang dari standar. Hasil Survei Status
Gizi Indonesia (SSGI) menunjukkan 21,6% balita di Indonesia terkena stunting
pada tahun 2021. Menurut WHO, balita stunting menjadi masalah kesehatan
masyarakat jika prevalensinya ≥ 20%. Kabupaten Bogor menempati posisi dengan
jumlah balita stunting terbanyak sepanjang tahun 2021, yaitu 30.844 balita stunting.
Oleh karena itu, dilakukan analisis survival dengan metode Cox Proportional
Hazard (CPH) dan Random Survival Forest (RSF). Penelitian bertujuan untuk
membandingkan kinerja prediksi model CPH dan RSF dengan nilai C-Index dan
mengidentifikasi variabel yang berpengaruh dalam memprediksi waktu survival.
Hasil perbandingan menunjukkan bahwa metode RSF dengan nilai C-Index = 0,900
lebih baik dalam memprediksi waktu survival balita daripada metode CPH dengan
nilai C-Index = 0,897. Faktor yang berpengaruh pada model CPH, yaitu Status
BB/U, Berat Badan, Panjang Badan Lahir, dan Umur. Sedangkan, metode RSF
dapat dilihat dari nilai importance. Variabel Status BB/U dengan nilai importance
sebesar 0,3448 memberikan kemampuan yang tinggi dalam memprediksi waktu
survival pertumbuhan balita dengan kasus stunting di Puskesmas Karadenan Bogor.
Sedangkan, variabel Berat Badan Lahir kurang baik kemampuan prediksinya
dengan nilai importance sebesar 0,0077.
Kata Kunci: Pertumbuhan Balita, Analisis Survival, Cox Proportional Hazard,
Random Survival Forest, C-Index.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Sciences and Mathemathic
Divisions: Faculty of Science and Mathematics > Department of Statistics
Depositing User: Yemima Laras Sekarsari
Date Deposited: 11 Feb 2026 04:09
Last Modified: 11 Feb 2026 04:09
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/45021

Actions (login required)

View Item View Item