Search for collections on Undip Repository

DIA YANG TERUS MENCARI: ETNOGRAFI SEORANG GELANDANGAN 1983-2024

Fahreza, Mohammad Rozan (2024) DIA YANG TERUS MENCARI: ETNOGRAFI SEORANG GELANDANGAN 1983-2024. Undergraduate thesis, Faculty of Humanity.

[thumbnail of MOHAMMAD ROZAN FAHREZA_13040219120021_DIA YANG TERUS MENCARI ETNOGRAFI SEORANG GELANDANGAN 1983-2.pdf] Text
MOHAMMAD ROZAN FAHREZA_13040219120021_DIA YANG TERUS MENCARI ETNOGRAFI SEORANG GELANDANGAN 1983-2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

Orang gelandangan hidup nomaden dengan menempuh jarak ratusan kilometer berpindah-pindah dari satu kota ke kota lainnya sebagai caranya memperoleh pekerjaan dan penghidupan yang lebih layak untuk dijalani. Orang gelandangan menempuh pengembaraan dengan periode kemiskinan jangka panjangnya yang naik-turun, mulai dari serangkaian pengalaman pembudayaan masa kecilnya di pesantren tradisional, langkah-langkahnya meniru nilai-nilai kelas menengah, dan berujung mengalami kegagalan yang berulang-ulang. Penelitian ini menggunakan teori wacana kegilaan dan peradaban oleh Michel Foucault. Metode yang digunakan ialah metode kualitatif dengan model penulisan life history, sementara pendekatan yang dipilih ialah menggunakan pendekatan fenomenologi, hermeneutika, dan etnografi. Pengumpulan data dilakukan melalui tindakan observasi, wawancara mendalam, dan elisitasi orang ketiga. Hasil penelitian menunjukkan adanya kontras nilai bahwa kebudayaan orang gelandangan menurut kisah pengembaraan ini bertentangan nilai-nilainya dengan nilai-nilai masyarakat kota dan keduanya tidak kunjung menemukan kesepahaman. Praktik-praktik ketidaksepahaman nilai-nilai semakin tampak di dalam kehidupan gelandangan di panti-panti rehabilitasi di mana keberadaan gelandangan tinggal di panti-panti itu sebenarnya memiliki maksud lain, yaitu sebagai caranya memeroleh tempat tinggal dari pengembaraannya yang masih berlangsung, tempat yang memberinya kesempatan berinvestasi barang-barang murah yang nantinya akan dijual setelah ke luar, menyimpan tenaga, dan menjaga solidaritas pertemanan. Akan tetapi, bagi pegawai yang mewakili masyarakat kota memandang gelandangan sebagai seorang yang pemalas dan perlu diperadabkan.
Kata Kunci: Gelandangan, Kegilaan, Pemberadaban, Panti Rehabilitasi, Budaya Kemiskinan, Kontras Nilai

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Humanities
Divisions: Faculty of Humanities > Department of Social Anthroplogy
Depositing User: Tugirin
Date Deposited: 11 Feb 2026 03:29
Last Modified: 11 Feb 2026 03:29
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/45010

Actions (login required)

View Item View Item