Search for collections on Undip Repository

TRADISI UNGGAHAN KOMUNITAS BONOKELING DI DESA PEKUNCEN, KECAMATAN JATILAWANG, KABUPATEN BANYUMAS

MAHARANI, CLARISA AUDIA AYU (2024) TRADISI UNGGAHAN KOMUNITAS BONOKELING DI DESA PEKUNCEN, KECAMATAN JATILAWANG, KABUPATEN BANYUMAS. Undergraduate thesis, Faculty of Humanity.

[thumbnail of WISUDA 175 CLARISA (1).pdf] Text
WISUDA 175 CLARISA (1).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi sosial yang dilakukan oleh Komunitas Bonokeling pada saat melaksanakan tradisi Unggahan di Desa Pekuncen, Kecamatan Jatilawang, Kabupaten Banyumas. Tradisi biasanya dilaksanakan sesuai kalender Jawa sekitar tanggal 7-9 Maret 2024. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah melalui pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode penelitian etnografi. Penelitian ini menggunakan teori Interpretivisme Simbolik yang dikemukakan oleh Clifford Geertz. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Peneliti mewawancarai Ketua Komunitas Bonokeling, Komunitas Bonokeling asal Desa Adiraja, Komunitas Bonokeling asal Desa Pekuncen, dan masyarakat sekitar. Kemudian, dalam penelitian ini menggunakan Teknik analisis data seperti reduksi data, display data (penyajian data), dan verifikasi data.
Hasil penelitian menjelaskan bahwa Tradisi Unggahan masih rutin dilaksanakan setiap tahun menjelang bulan puasa yang diikuti oleh Komunitas Bonokeling dari berbagai wilayah datang ke Desa Pekuncen dengan berjalan kaki. Melalui penelitian ini, dijabarkan lebih mendalam tentang interaksi sosial yang terjalin selama tradisi berlangsung. Dari temuan penelitian ini, perubahan zaman ke modern membuat tradisi Unggahan mengalami perubahan dalam segi pelaksanaan yang dicontohkan dalam kasus Covid-19 kemarin, akan tetapi tidak sampai mengubah makna tradisi sehingga dari hal tersebut dibutuhkan semangat anak putu sebagai generasi penerus untuk tetap melestarikan kebudayaan adat. Namun, sesepuh juga memiliki peran penting untuk mengajarkan kepada anak putu. Selanjutnya, dibutuhkan kerjasama antara pengikut Bonokeling dan masyarakat, serta kontribusi pemerintah daerah dalam rangka mendukung dan melestarikan budaya tradisi Unggahan.
Kata Kunci: Tradisi Unggahan, Komunitas Bonokeling, Interaksi sosial.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Humanities
Divisions: Faculty of Humanities > Department of Social Anthroplogy
Depositing User: Tugirin
Date Deposited: 11 Feb 2026 03:18
Last Modified: 11 Feb 2026 03:18
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/45006

Actions (login required)

View Item View Item