Search for collections on Undip Repository

KESADARAN PELESTARIAN WARISAN BUDAYA BERBASIS KOMUNITAS (Studi Kasus pada Jejak Bersukaria di Kota Lama)

Tasya, Nabila (2024) KESADARAN PELESTARIAN WARISAN BUDAYA BERBASIS KOMUNITAS (Studi Kasus pada Jejak Bersukaria di Kota Lama). Undergraduate thesis, Faculty of Humanity.

[thumbnail of Nabila tasya.docx] Text
Nabila tasya.docx
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

Pariwisata seringkali dilihat sebagai dampak buruk bagi pelestarian warisan budaya. Merebaknya kasus-kasus rusaknya benda-benda cagar budaya akibat terlalu banyak dieksploitasi serta adanya penyelewengan izin saat berwisata menjadi sedikit dari banyaknya alasan pariwisata budaya dipandang sebagai sesuatu yang buruk, atau setidaknya untuk konteks pelestarian. Beberapa tahun belakangan ini masyarakat mengalami perubahan trend dalam berwisata, pariwisata perkotaan seperti menjadi trend baru bagi masyarakat generasi muda untuk dijadikan tujuan berwisata. Walking tour merupakan bagian dari ‘atraksi’ wisata dari pariwisata perkotaan, yang dikemas dengan beberapa rute tur jalan kaki dan atribut utamanya ialah cerita sejarah dari kawasan-kawasan yang dilewati. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan jawaban dari bagaimana posisi bersukaria dalam pelestarian kota lama Semarang, bagaimana pemaknaan individu terhadap simbol-simbol yang muncul pada walking tour dapat mempengaruhi keputusan mereka dalam melakukan pelestarian, serta bagaimana cara bersukaria menjaga keseimbangan antara komersialisasi cerita sejarah dengan mempertahankan prinsip mereka untuk membantu menjaga kelestarian warisan budaya di kota Semarang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan etnografi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemaknaan tiga individu terhadap simbol-simbol yang ada pada walking tour dapat berbeda-beda disesuaikan dari tujuan dan alasan individu saat mengikuti tur. Namun, ketiganya sama-sama merasakan bahwa cerita sejarah secara simbolik mampu menyadarkan mereka akan pentingnya kota lama sebagai bentuk kekayaan dari warisan budaya yang perlu dilestarikan. Selain itu, sebagai upaya dalam mempertahankan keaslian konten sejarah yang mereka miliki, bersukaria bekerjasama dengan ahli dari komunitas sejarah, warga lokal, serta pihak-pihak lainnya untuk menjaga keutuhan dan keaslian konten yang mereka miliki.
Kata kunci: Pelestarian, Makna simbol, Komersialisasi.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Humanities
Divisions: Faculty of Humanities > Department of Social Anthroplogy
Depositing User: Tugirin
Date Deposited: 11 Feb 2026 02:49
Last Modified: 11 Feb 2026 02:49
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/44998

Actions (login required)

View Item View Item