HALIDA, PRADEVA SALSABILA (2024) Peran Budaya Sasi Pala dalam upaya mempertahankan Sumber Daya Alam Studi Kasus pada Masyarakat Adat Suku Mbaham Matta Fakfak, Papua Barat. Undergraduate thesis, Faculty of Humanity.
|
Text
Pradeva Salsabila Halida - 13040217140030[1].docx Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Ketergantungan manusia pada alam untuk menjaga kehidupan sehari-hari telah menghasilkan dampak yang semakin besar terhadap ketersediaan sumber daya alam. Pengaruh tersebut tercermin dalam perubahan tutupan lahan dan migrasi dalam skala besar. Oleh karena itu, pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya alam menjadi penting untuk menjaga keberlangsungan ekosistem. Salah satu bentuk pengelolaan tersebut adalah melalui praktik hutan adat, yang menghasilkan entitas berwujud dan tidak berwujud seperti kayu atau bukan kayu (HHBK) serta aspek spiritual, budaya, dan kesejahteraan. Masyarakat adat, yang secara turun-temurun mendiami wilayah tertentu dengan ikatan kekeluargaan dan sistem nilai yang kuat terhadap lingkungan hidup, memiliki peran penting dalam pengelolaan sumber daya alam. Pelaksanaan Sasi dilakukan oleh masyarakat adat Suku Mbaham-Matta sebagai bagian dari warisan budaya mereka. Pelaksanaan Sasi juga mencerminkan upaya pelestarian lingkungan dan sumber daya alam, serta peran Lembaga Masyarakat Adat (LMA) sebagai pengawas dan pelaksana ritual adat. Metode penelitian etnografi digunakan untuk memahami lebih dalam praktek Sasi dan kearifan lokal yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini menyoroti pentingnya keberadaan Sasi dalam menjaga keberlanjutan ekosistem lokal dan peran masyarakat adat dalam melestarikan budaya dan lingkungan mereka. Dengan implentasi pendekatan konsep The ecosystem-based model of human ecology dalam menganalisis interaksi antara manusia dan lingkungannya melibatkan hubungan timbal balik antara komponen fisik, biologis, dan sosial budaya. Semua komponen ini diintegrasikan ke dalam satu sistem analisis yang dikenal sebagai ekosistem. Dan juga Progressive contextualization yang dikembangkan oleh Andrew Vayda adalah pendekatan yang berfokus pada aktivitas manusia yang signifikan atau interaksi antara manusia dan lingkungan, dengan menjelaskan fenomena tersebut dalam konteks yang lebih luas dan komprehensif. Pendekatan ini didasarkan pada prinsip rasional
Kata kunci: Masyarakat Adat Mbaham-Matta, Sasi, Kearifan Lokal.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Humanities |
| Divisions: | Faculty of Humanities > Department of Social Anthroplogy |
| Depositing User: | Tugirin |
| Date Deposited: | 11 Feb 2026 02:25 |
| Last Modified: | 11 Feb 2026 02:25 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/44984 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
