Search for collections on Undip Repository

Identitas Hibrid Etnis Tionghoa Indonesia (Studi Kasus Komunitas Cina Benteng di Kampung Harmonis Kelurahan Kedaung Barat, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang)

Fernanda, Rizky Muhammad Aldi (2025) Identitas Hibrid Etnis Tionghoa Indonesia (Studi Kasus Komunitas Cina Benteng di Kampung Harmonis Kelurahan Kedaung Barat, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang). Undergraduate thesis, Faculty of Humanity.

[thumbnail of Skripsi Rizky_Muhammad_Aldi_Fernanda_13040218130063_Identitas Hibrid Etnis Tionghoa Indonesia (Re.pdf] Text
Skripsi Rizky_Muhammad_Aldi_Fernanda_13040218130063_Identitas Hibrid Etnis Tionghoa Indonesia (Re.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk identitas hibrid orang Cina Benteng di
Kedaung Barat dan alasan mereka mempertahankan atau melepas identitas hibrid mereka.
Sejarah menunjukkan bahwa orang Tionghoa di Indonesia mengalami serangkaian
kebijakan diskriminasi yang membuat mereka dianggap liyan meski telah berbaur hingga
membentuk kaum peranakan seperti Cina Benteng. Cina Benteng sebagai kaum
peranakan yang tinggal di Tangerang yang merupakan daerah urban dengan masyarakat
majemuk mengalami interaksi dengan masyarakat etnis lokal kemudian menerima
budaya lain agar identitas ketionghoaannya tetap eksis dalam ruang ketiga dalam
hibriditas. Penelitian ini menggunakan Teori hibriditas dari Homi Bhabha untuk
menjelaskan pembentukan dari dua identitas yang bertemu dan saling tumpang tindih
tanpa menghilangkan salah satunya dan teori praktik dari Bourdieu untuk melengkapinya.
Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif melalui wawancara mendalam dan
observasi partisipan, penelitian ini menemukan bahwa Hibriditas digunakan oleh orang
Cina Benteng untuk menghadapi perasaan di antara yang membuat mereka mampu
menunjukkan eksistensi identitas mereka di ruang-ruang sosial yang berbeda. Hibriditas
memungkinkan orang-orang Cina Benteng memunculkan identitasnya pada ruang sosial
yang lebih privat seperti keluarga atau lingkungan masyarakat Tionghoa. Sementara di
lingkungan publik yang memungkinkan orang Cina Benteng bertemu dengan etnis lain
seperti acara tahlilan, orang Cina Benteng akan melakukan mimikri dengan bertindak
seolah-olah sebagai orang non Tionghoa dengan menonjolkan identitas yang melampaui
identitas Tionghoa atau identitas etnis lokal yang bercampur.
Kata Kunci : identitas, etnis, Tionghoa, hibrid, Cina Benteng

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Humanities
Divisions: Faculty of Humanities > Department of Social Anthroplogy
Depositing User: Tugirin
Date Deposited: 11 Feb 2026 01:17
Last Modified: 11 Feb 2026 01:17
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/44970

Actions (login required)

View Item View Item