Wijayanto, Lantip (2024) Aktivitas Anti Kanker Senyawa Hasil Isolasi Dari Fraksi Etilasetat Daun Tanaman Genggeyan (Hyptis brevipes). Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Archive
LANTIP WIJAYANTO.zip Restricted to Repository staff only Download (8MB) | Request a copy |
|
|
Text
1. Cover.pdf Download (511kB) |
|
|
Text
3. Halaman Pengesahan.pdf Download (656kB) |
|
|
Text
5. Halaman Daftar Isi.pdf Download (433kB) |
|
|
Text
9. Halaman Abstrak.pdf Download (431kB) |
|
|
Text
10. Halaman BAB I.pdf Download (429kB) |
|
|
Text
15. Halaman Daftar Pustaka.pdf Download (478kB) |
Abstract
Kanker payudara menjadi salah satu penyakit degeneratif yang paling
banyak mengakibatkan kematian wanita di negara-negara maju. Terapi
konvensional untuk kanker payudara tidak mampu menghilangkan sel induk
kanker yang terbukti dapat menyebabkan kekambuhan dan resistensi obat.
Tanaman Hyptis brevipes yang termasuk keluarga Lamiaceae dalam penelitian
sebelumnya telah dilaporkan mengandung senyawa metabolit sekunder golongan
flavonoid, steroid, dan α,β-tak jenuh δ-lakton yang diketahui memiliki aktivitas
sitotoksik terhadap sel kanker. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk
mengeksplorasi potensi senyawa pada fraksi etil asetat dari tanaman Hyptis
brevipes sebagai agen antikanker terhadap sel induk kanker payudara. Sebanyak
150 g sampel daun Hyptis brevipes yang telah kering di maserasi menggunakan
metanol. Ekstrak metanol dipekatkan dan dilakukan deklorofilisasi sehingga
diperoleh fraksi hidroalkohol. Fraksi hidroalkohol diuapkan untuk menghilangkan
metanol sehingga diperoleh fraksi air. Fraksi air kemudian difraksinasi
menggunakan n-heksana, diklorometana, dan etil asetat secara berurutan. Endapan
yang terbentuk pada fraksi etil asetat dimurnikan menggunakan metanol dan etil
asetat sehingga diperoleh senyawa 1 sebanyak 31 mg (0,021%). Kemurnian
senyawa 1 dianalisis dengan KLT dan uji titik leleh. Identifikasi senyawa 1
dilakukan dengan skrining fitokimia, uji gula pereduksi, spektrofotometer UV-Vis,
FTIR, dan UPLC-MS. Aktivitas sitotoksik terhadap sel induk kanker payudara
dievaluasi dengan metode MTT Assay. Senyawa 1 berupa padatan kuning dengan
titik leleh 185-187oC. Hasil skrining fitokimia dan uji gula pereduksi
memperlihatkan bahwa senyawa 1 termasuk golongan flavonoid glikosida. Hasil
analisis data spektrum UV-Vis, FTIR, dan UPLC-MS dan dibandingkan dengan
data literatur memperlihatkan bahwa senyawa 1 merupakan senyawa rutin. Hasil
uji aktivitas sitotoksik memperlihatkan aktivitas sitotoksik tinggi pada senyawa 1
terhadap sel induk kanker payudara dengan nilai IC50 sebesar 19,09 µg/mL.
Kata kunci: Hyptis brevipes, isolasi, aktivitas sitotoksik, sel induk kanker
payudara.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Chemistry |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 10 Feb 2026 07:40 |
| Last Modified: | 10 Feb 2026 07:40 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/44940 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
