Search for collections on Undip Repository

ANAK BERBULU: ANTROPOMORFISME DALAM INTERAKSI MANUSIA-KUCING (Studi Kasus Komunitas Cat Squad Semarang)

AZIZAH, SARAH NUR (2025) ANAK BERBULU: ANTROPOMORFISME DALAM INTERAKSI MANUSIA-KUCING (Studi Kasus Komunitas Cat Squad Semarang). Diploma thesis, Faculty of Humanity.

[thumbnail of SKRIPSI UPDATE print.pdf] Text
SKRIPSI UPDATE print.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (6MB)

Abstract

Anabul atau anak berbulu. Sebuah istilah yang manusia berikan kepada hewan peliharaannya sebagai sebuah ungkapan kasih sayang. Semula konsep memelihara hewan peliharaan adalah konsep kepemilikan yang berarti manusia sebagai pemilik hewan tersebut, tetapi saat ini konsep tersebut bergeser menjadi manusia yang mengasuh hewan peliharaannya. Fenomena memanusiakan hewan inilah yang menjadi latar belakang dari penelitian ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji fenomena antropomorfisme, yaitu pemberian atribut manusiawi kepada kucing, serta menggali makna budaya dibalik interaksi tersebut. Dengan pendekatan antropologi dan merujuk pada teori Clifford Geertz tentang sistem makna, penelitian ini mengeksplorasi dinamika hubungan manusia-kucing melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap komunitas pecinta kucing jalanan, Cat Squad Semarang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan penentuan informan didasarkan pada teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hewan kucing memiliki makna yang dalam bagi para informan terlebih ketika hewan tersebut sudah diberikan nama dan menjadi bagian dari keluarga. Antropomorfisme yang terjadi selama proses mengasuh hewan ini bukan hanya tercipta secara spontan melainkan tercipta berdasarkan pengalaman individu yang juga terpengaruh oleh sistem kepercayaan religius, pandangan dunia, dan nilai-nilai sosial. Adapun, antropomorfisme ini terwujud dalam tindakan seperti pemberian nama, pemakaian pakaian dan aksesoris, hingga perlakuan kucing sebagai anggota keluarga, seperti anak, adik, atau pasangan. Dampak dari tindakan tersebut adalah terciptanya ikatan batin yang erat sehingga hubungannya keduanya sulit terpisahkan.
Kata kunci: antropomorfisme, interaksi manusia-kucing, pecinta kucing, sistem makna

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Humanities
Divisions: Faculty of Humanities > Department of Social Anthroplogy
Depositing User: Tugirin
Date Deposited: 10 Feb 2026 07:20
Last Modified: 10 Feb 2026 07:20
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/44933

Actions (login required)

View Item View Item