ANGELICA, NATHALIE (2025) ANALISIS KELIMPAHAN MOLUSKA KELAS BIVALVIA DAN GASTROPODA PADA EKOSISTEM PADANG LAMUN PANTAI PRAWEAN, KABUPATEN JEPARA, JAWA TENGAH (25dik393). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
|
Text
Nathalie Angelica 25dik393 FULL.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Kondisi ekosistem lamun pada perairan Pantai Prawean dapat
mempengaruhi biota yang hidup di dalamnya. Moluska merupakan salah satu biota
yang memanfaatkan ekosistem lamun sebagai habitat. Maka, penelitian serta
monitoring jangka panjang diperlukan untuk memperoleh informasi mengenai
perubahan yang terjadi di dalam ekosistem tersebut, termasuk moluska. Tujuan
yang dilakukan pada penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi komposisi jenis
dan kelimpahan Moluska yang hidup di ekosistem padang lamun serta mengetahui
kondisi tutupan lamun pada perairan Pantai Prawean, Kabupaten Jepara.
Pelaksanaan penelitian lapangan dilakukan pada bulan Maret 2025. Metode yang
digunakan adalah pengamatan langsung dengan teknik purposive sampling. Metode
pengambilan sampel dilakukan pada saat air surut dengan kombinasi dari metode
line transect sepanjang 100 m tegak lurus dari garis pantai ke arah laut dan transek
kuadran ukuran 50 cm x 50 cm. Frame kuadran yang digunakan dibagi menjadi
empat bagian untuk menghitung persentase tutupan lamun. Pada saat yang
bersamaan, dilakukan pengamatan Moluska pada plot yang sama untuk menghitung
jumlah individu Moluska yang ditemukan. Total dari ketiga stasiun ditemukan
adanya 5 spesies dari kelas Bivalvia dan 9 spesies dari kelas Gastropoda. Stasiun
yang paling melimpah yaitu stasiun 1 sebanyak 9.200 ind/ha. Kelimpahan individu
tertinggi yaitu Anadara antiquata pada kelas Bivalvia yaitu sebanyak 2.750 ind/ha
dan kelimpahan terendah yaitu Meretrix meretrix pada kelas Bivalvia dan Drupella
cornus pada kelas Gastropoda dengan kelimpahan masing-masing sebanyak 700
ind/ha. Keanekaragaman moluska yang terdapat pada ketiga stasiun tergolong
tinggi. Hasil persentase tutupan lamun pada ketiga stasiun termasuk ke dalam
kategori sedang dengan rata-rata 35,84%. Faktor yang mempengaruhi kelimpahan
dan keanekaragaman moluska antara lain tutupan lamun, jenis substrat, bahan
organik dan parameter perairan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Moluska, Ekosistem Lamun, Kelimpahan, Tutupan Lamun, Pantai Prawean |
| Subjects: | Fisheries And Marine Sciences |
| Divisions: | Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Marine Science |
| Depositing User: | pancasila wati |
| Date Deposited: | 10 Feb 2026 07:06 |
| Last Modified: | 10 Feb 2026 07:06 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/44927 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
