Search for collections on Undip Repository

KECERNAAN LEMAK DAN PERLEMAKAN DAGING AYAM BROILER AKIBAT PENAMBAHAN Saccharomyces cerevisiae DAN EKSTRAK UMBI PORANG DALAM RANSUM MENGANDUNG PROTEIN MIKROPARTIKEL

SAHID, WILDAN SALAM ANNAUFAL and Sukamto, Bambang and Wahyono, Fajar (2023) KECERNAAN LEMAK DAN PERLEMAKAN DAGING AYAM BROILER AKIBAT PENAMBAHAN Saccharomyces cerevisiae DAN EKSTRAK UMBI PORANG DALAM RANSUM MENGANDUNG PROTEIN MIKROPARTIKEL. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of 2. Skripsi Wildan Salam AS_23010117140067_Final (kirim).pdf] Text
2. Skripsi Wildan Salam AS_23010117140067_Final (kirim).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[thumbnail of 1. Skripsi Wildan Salam AS_23010117140067_Final (kirim) BAB 1-3.pdf] Text
1. Skripsi Wildan Salam AS_23010117140067_Final (kirim) BAB 1-3.pdf

Download (268kB)

Abstract

RINGKASAN
WILDAN SALAM ANNAUFAL SAHID. 23010117140067. 2023. Kecernaan
Lemak dan Perlemakan Daging Ayam Broiler akibat Penambahan Saccharomyces
cerevisiae dan Ekstrak Umbi Porang dalam Ransum Mengandung Protein
Mikropartikel. (Pembimbing: BAMBANG SUKAMTO dan FAJAR
WAHYONO)
Penelitian bertujuan untuk mengkaji pengaruh penambahan kombinasi
Saccharomyces cerevisiae dan ekstrak umbi porang (EUP) dalam ransum
menggunakan sumber protein mikropartikel terhadap kecernaan lemak kasar,
bobot relatif lemak abdominal, massa lemak daging dan bobot karkas ayam
broiler. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2020 - Januari 2021 di
kandang Unggas, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro,
Semarang. Sampel daging dan ekskreta dianalisis di laboratorium Ilmu Nutrisi
dan Pakan, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro,
Semarang.
Ternak yang digunakan yaitu ayam broiler strain Cobb (unsexed) umur 14
hari sebanyak 189 ekor dengan bobot rata-rata 358,06 ± 12,16 g. Ransum tersusun
dari campuran jagung giling, bekatul, bungkil kedelai mikropartikel, tepung ikan
mikropartikel, CaCO3, mineral mix, lisin dan metionin. Ransum mengandung
energi metabolis 3000,05 kkal/kg dan protein kasar 18,30%. Penelitian disusun
dalam rancangan acak lengkap (RAL) pola faktorial 3×3 dan diulang sebanyak 3
kali. Faktor A adalah penambahan S. cerevisiae dengan 3 level (0%, 0,3 % dan
0,5%) dan faktor B adalah EUP dengan 3 level (0%, 0,05% dan 0,1%). Parameter
yang diukur meliputi kecernaan lemak kasar, bobot relatif lemak abdominal,
massa lemak daging dan bobot karkas. Data dianalisis ragam, apabila terdapat
interaksi dilanjutkan dengan uji Duncan pada taraf 5% untuk mengatahui
perbedaaan antar kombinasi perlakuan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi S. cerevisiae dan EUP
dalam ransum menggunakan sumber protein mikropartikel berinteraksi nyata
(P<0,05) terhadap kecernaan lemak, bobot relatif lemak abdominal dan bobot
karkas, namun tidak berinteraksi nyata (P>0,05) terhadap massa lemak daging
ayam broiler. Perlakuan A1B3, A2B2, A2B3, A3B1, A3B2 dan A3B3 nyata
menghasilkan kecernaan lemak lebih rendah dibandingkan perlakuan lainnya.
Bobot relatif pada perlakuan A3B3 nyata lebih rendah dibandingkan perlakuan
lainnya. Secara parsial, perlakuan A2 dan A3 pada massa lemak daging nyata
lebih rendah dibandingkan perlakuan A1 serta penambahan EUP menunjukkan
hasil yang sama. Perlakuan A3B3 nyata menghasilkan bobot karkas paling tinggi
dibandingkan perlakuan lainnya.
Simpulan penelitian yaitu penambahan kombinasi S. cerevisiae 0,5% dan
EUP 0,1% (A3B3) dalam ransum menggunakan sumber protein mikropartikel
mampu menurunkan kecernaan lemak dan bobot relatif lemak abdominal serta
meningkatkan bobot karkas namun tidak menurunkan massa lemak daging pada
ayam broiler.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Animal and Agricultural Sciences
Divisions: Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Animal Agriculture
Depositing User: Aulia Habib
Date Deposited: 10 Feb 2026 02:45
Last Modified: 10 Feb 2026 02:45
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/44876

Actions (login required)

View Item View Item