Purba, Danias Eduward and Cahyanti, Ratnasari Dwi (2026) Kematian Ibu dan Near Miss pada Spektrum Hipertensi dalam Kehamilan di RS Dr. Kariadi Tahun 2024. Masters thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text (DANIAS EDUWARD PURBA-22070116310005-TESIS-ABSTRAK)
DANIAS EDUWARD PURBA-22070116310005-TESIS-ABSTRAK.pdf Download (164kB) |
Abstract
Latar Belakang: Tingginya AKI (angka kematian ibu) akibat hipertensi dalam kehamilan menunjukkan lemahnya deteksi dini dan penatalaksanaan komplikasi obstetri. Preeklampsia–eklamsia masih menjadi penyebab utama kematian dan near miss, sehingga diperlukan analisis faktor risiko yang mempengaruhi luaran maternal untuk memperkuat layanan kegawatan obstetri.
Tujuan: Menganalisis hubungan spektrum hipertensi dalam kehamilan dengan kejadian maternal near miss dan kematian ibu di RS Dr. Kariadi tahun 2024.
Metode: Penelitian analitik observasional dengan desain cross-sectional menggunakan data rekam medis ibu dengan spektrum hipertensi dalam kehamilan di RS Dr. Kariadi Semarang tahun 2024. Seluruh kasus yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis untuk menilai hubungan antara spektrum hipertensi dengan maternal near miss dan maternal death menggunakan uji chi-square, sesuai persetujuan etik KEPK RS Dr. Kariadi.
Hasil: Dari 225 ibu hamil, bersalin, dan nifas dengan hipertensi dalam kehamilan di RS Dr. Kariadi tahun 2024, mayoritas mengalami preeklampsia/eklampsia (77,3%), diikuti superimposed preeklampsia (14,2%). Kejadian maternal near miss tercatat pada 13,3% dan kematian maternal pada 9,3%, dengan 206 kelahiran hidup. Indikator maternal menunjukkan Maternal Near Miss Ratio (MNMR) 145,63; Maternal Mortality Index (MMI) 41,17%; dan case fatality rate 70%. Disfungsi organ terjadi pada 22,7% kasus, didominasi disfungsi kardiovaskuler (10,7%), respirasi (2,2%), koagulasi (2,2%), imunologi (5,8%). Keberadaan disfungsi organ secara keseluruhan, serta disfungsi kardiovaskuler, respirasi, ginjal, dan koagulasi berpengaruh signifikan terhadap kejadian maternal near miss (p<0,05). Risiko near miss meningkat paling tinggi pada disfungsi kardiovaskuler (PR 19,54; CI :10,13-11,94), respirasi (PR 6,76; CI :3,83-11,94), ginjal (PR 7,96; CI :5,63-11,26), dan koagulasi (PR 4,88; CI :2,20-10,86). Selain itu, disfungsi imunologis berhubungan signifikan dengan kematian maternal, dengan disfungsi imunologis memiliki risiko tertinggi (PR 26,50; CI: 13,42-52,29). Pemberian magnesium sulfate (MgSO4) pada terapi hipertensi dalam kehamilan tidak menjadi faktor risiko maternal near miss namun ditemukan menjadi faktor resiko kematian maternal meningkat pada kondisi tidak diberikan terapi MgSO4 (PR 2,14; CI: 0,95-4,80).
Simpulan: Preeklampsia/eklampsia merupakan bentuk hipertensi dalam kehamilan yang paling banyak terjadi dan berperan besar dalam meningkatkan kejadian maternal near miss serta kematian ibu. Disfungsi organ, terutama kardiovaskuler, respirasi, ginjal, koagulasi, dan imunologis, terbukti secara signifikan meningkatkan risiko komplikasi berat dan kematian maternal.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Disfungsi organ, hipertensi dalam kehamilan, kematian maternal, nearmiss maternal |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Master Program of Specialist Medical |
| Depositing User: | Upload Mandiri FK |
| Date Deposited: | 10 Feb 2026 05:17 |
| Last Modified: | 10 Feb 2026 05:17 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/44863 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
