Search for collections on Undip Repository

SUFISME DALAM NAẒAM MAḤABBAH KARYA KIAI HAJI AHMAD RIFA’I (SUNTINGAN TEKS DAN ANALISIS HERMENEUTIK)

Maghfiroh, Bekti Noviani (2025) SUFISME DALAM NAẒAM MAḤABBAH KARYA KIAI HAJI AHMAD RIFA’I (SUNTINGAN TEKS DAN ANALISIS HERMENEUTIK). Undergraduate thesis, Faculty of Humanity.

[thumbnail of REVISI SIDANG NOVI 051025 140kt.pdf] Text
REVISI SIDANG NOVI 051025 140kt.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Maghfiroh, Bekti N. 2025. “Sufisme dalam Naskah Naẓam Maḥabbah Karya Kiai Haji Ahmad Rifa’i (Suntingan teks dan Analisis Hermeneutik)”. Skripsi (SI) Program Studi Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro Semarang. Dosen pembimbing: Dr. Muh. Abdullah, S.S., M.A.
Teks Naẓam Maḥabbah merupakan salah satu naskah berbahasa Jawa dengan aksara Arab-Pegon yang berisi ajaran tasawuf akhlaki karya K.H. Ahmad Rifa‘i. Teks ini menekankan konsep cinta kepada Allah (maḥabbah) yang diwujudkan melalui laku spiritual seperti sabar, syukur, zuhud, tawakal, fanā’, hingga ma‘rifat. Penelitian ini bertujuan untuk menyajikan hasil suntingan teks dan terjemahan, serta menjelaskan kandungan sufistik dalam Naẓam Maḥabbah. Teori yang digunakan adalah teori filologi dan teori tasawuf. Metode penelitian terbagi dalam tiga tahap, yaitu pengumpulan data, analisis data, dan penyajian hasil. Pada tahap pengumpulan data dilakukan studi lapangan dan studi pustaka untuk memperoleh naskah. Tahap analisis menggunakan metode filologi untuk menyajikan suntingan dan translasi teks, serta analisis hermeneutik dengan perspektif tasawuf Al-Ghazali untuk mengungkap kandungan ajaran sufistik. Dalam proses suntingan ditemukan sejumlah gejala filologis, seperti lakuna (penghilangan huruf/suku kata), adisi (penambahan), dan substitusi (penggantian). Hasil penelitian menghasilkan suntingan teks yang lebih bersih dari kesalahan dan terjemahan ke dalam bahasa Indonesia. Analisis sufistik menunjukkan bahwa Naẓam Maḥabbah berisi ajaran tentang (1) cinta kepada Allah sebagai inti tasawuf, (2) tahapan pembersihan jiwa (tazkiyatun nafs), (3) kesabaran dan syukur sebagai fondasi spiritual, (4) sikap zuhud dan tawakal dalam menghadapi dunia, serta (5) tujuan akhir berupa fanā’ dan ma‘rifat. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa Naẓam Maḥabbah tidak hanya memiliki nilai historis dan filologis, tetapi juga relevan bagi kehidupan spiritual umat Islam pada masa kini.
Kata kunci: Sufisme, Maḥabbah, naskah NM, filologi, hermeneutik

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Humanities
Divisions: Faculty of Humanities > Department of Indonesian Literature
Depositing User: Tugirin
Date Deposited: 09 Feb 2026 03:29
Last Modified: 09 Feb 2026 03:29
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/44766

Actions (login required)

View Item View Item