TRIARIE SYAHPUTRA, MUHAMMAD INDRA (2025) KARAKTERISTIK ANTIOKSIDAN DAN PIGMEN DARI EKSTRAK MARINE LIPID BUAH PANDAN LAUT (Pandanus tectorius) DENGAN BANTUAN ENZIM SELULASE, PEKTINASE, DAN XILANASE (25dt365). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
|
Text
Muhammad Indra Triarie Syahputra 25dt365 FULL.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Buah pandan laut (Pandanus tectorius) merupakan tumbuhan pesisir yang
kaya akan senyawa bioaktif, salah satunya adalah lipid yang memiliki potensi
sebagai antioksidan alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh
jenis enzim yang berbeda terhadap karakteristik antioksidan dan pigmen dari
ekstrak marine lipid buah P. tectorius. Metode yang digunakan adalah experimental
laboratories dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Ekstraksi lipid dilakukan
dengan metode maserasi menggunakan pelarut n-heksan, metanol, dan aquades
(1:1:0,9 v:v:v) yang dimodifikasi menggunakan metode sonikasi pada frekuensi 69
kHz selama lima menit, dengan perlakuan penambahan enzim yang berbeda
(selulase, pektinase, dan xilanase). Parameter yang diamati adalah total lipid,
kandungan pigmen (klorofil a, klorofil b, total klorofil, karotenoid, dan β-karoten),
serta aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH dan ABTS. Analisis
statistik yang digunakan untuk mengetahui perbedaan signifikan data yang
diperoleh adalah ANOVA (Analysis of Variances). Hasil menunjukkan bahwa
perlakuan enzimatik memberikan pengaruh nyata terhadap karakteristik pigmen,
akan tetapi tidak memberikan pengaruh signifikan pada karakteristik antioksidan
ekstrak lipid. Total lipid tertinggi diperoleh dari perlakuan enzim selulase sebesar
7,01% BK (berat kering). Kadar pigmen klorofil a dan b tertinggi diperoleh dari
perlakuan enzim pektinase, secara berurutan sebesar 0,26 g/L TL dan 0,46 g/L TL,
menghasilkan total klorofil tertinggi pada perlakuan enzim yang sama sebesar 0,72
g/L TL. Pigmen karotenoid tertinggi diperoleh pada perlakuan enzim pektinase
sebesar 1,53 g/L TL dan β-karoten tertinggi juga diperoleh dari perlakuan enzim
yang sama sebesar 0,26 g/L TL. Aktivitas antioksidan tertinggi metode uji DPPH
dan ABTS dihasilkan oleh perlakuan enzim pektinase dengan nilai IC50 1,90
μg/mL dan 1,79 μg/mL, yang tergolong dalam kategori sangat kuat. Penelitian ini
menunjukkan bahwa penggunaan enzim dalam ekstraksi lipid dapat meningkatkan
efisiensi, kandungan pigmen, dan potensi antioksidan dari buah P. tectorius.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | lipid, Pandanus tectorius, enzim, pigmen, antioksidan |
| Subjects: | Fisheries And Marine Sciences |
| Divisions: | Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Fishery Products Technology |
| Depositing User: | pancasila wati |
| Date Deposited: | 09 Feb 2026 03:19 |
| Last Modified: | 09 Feb 2026 03:19 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/44761 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
