Search for collections on Undip Repository

HUBUNGAN NILAI NEUTROPHIL-TO-LYMPHOCYTE RATIO (NLR) DENGAN KEJADIAN SYOK PADA INFEKSI DENGUE BERAT

Silaen, Margareth and Istanti, Yusrina and Arkhaesi, Nahwa (2026) HUBUNGAN NILAI NEUTROPHIL-TO-LYMPHOCYTE RATIO (NLR) DENGAN KEJADIAN SYOK PADA INFEKSI DENGUE BERAT. Masters thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of ABSTRAK-THESIS MARGARETH SILAEN] Text (ABSTRAK-THESIS MARGARETH SILAEN)
ABSTRAK-THESIS MARGARETH SILAEN.pdf

Download (54kB)

Abstract

Latar belakang: Infeksi dengue merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat global hingga saat ini. Dengue berat ditandai oleh satu atau lebih kondisi klinis yaitu kebocoran plasma berat yang menyebabkan syok (Dengue Shock Syndrome/DSS) atau akumulasi cairan dengan distres pernapasan, perdarahan berat, dan kerusakan organ berat. Tantangan klinis utama dalam manajemen dengue adalah memprediksi pasien mana yang akan mengalami perburukan menuju fase kritis dan syok. Neutrophil to Lymphocyte Ratio (NLR) sebagai pemeriksaan laboratorium yang murah dan tersedia secara luas, berpotensi menjadi biomarker sebagai deteksi dini syok pada infeksi dengue berat. Tujuan: Menganalisis hubungan Neutrophil-To-Lymphocyte Ratio (NLR) dengan kejadian syok pada infeksi dengue berat.
Metode: Penelitian dengan studi potong lintang melibatkan 32 pasien dengue dengan tanda bahaya di ruang perawatan dan 32 pasien dengue berat (syok) di intensif anak RS dr. Kariadi Semarang selama bulan Oktober 2022–Oktober 2024. Penelitian ini mencakup usia 1 bulan-18 tahun. Data diambil dari rekam medis, meliputi karakteristik dasar subjek, profil klinis, darah rutin, hitung jenis, dan neutrophil-to-lymphocyte ratio (NLR). Korelasi NLR dievaluasi dengan uji R- Pearson. Analisis ROC digunakan untuk menentukan cut-off optimal NLR dengan sensitivitas, spesifisitas serta AUC dihitung. Analisis statistik menggunakan uji Mann Whitney, Chi Square, Kruskal Wallis, dan analisis regresi logistik dengan program SPSS.
Hasil: Penelitian ini melibatkan 64 subjek. Terdapat 32 subjek (50%) yang mengalami syok. Nilai median (range) NLR adalah 0.9 (0.11 - 16.5). Analisis bivariat menunjukkan hubungan signifikan pada NLR rendah dengan kejadian syok pada infeksi dengue berat (OR 24,9; CI 3-210; p=0,03), nilai cut-off NLR (< 0,9) sebagai deteksi awal kondisi syok. Usia, jenis kelamin, status gizi, infeksi komorbid, kelainan hematologi tidak berhubungan signifikan dengan syok pada dengue berat.
Kesimpulan: Nilai NLR yang rendah memiliki hubungan yang bermakna secara signifikan dengan terjadinya syok pada anak dengan dengue berat, sehingga dapat dipertimbangkan sebagai biomarker dini yang mudah dilakukan untuk mengetahui derajat keparahan infeksi dengue pada praktik klinis.

Kata Kunci: Dengue berat, Neutrophil-to-Lymphocyte Ratio (NLR), Syok, Anak

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Dengue berat, Neutrophil-to-Lymphocyte Ratio (NLR), Syok, Anak
Subjects: Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Master Program of Specialist Medical
Depositing User: Upload Mandiri FK
Date Deposited: 09 Feb 2026 02:32
Last Modified: 09 Feb 2026 02:32
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/44738

Actions (login required)

View Item View Item