Search for collections on Undip Repository

Perbedaan Kadar HbA1c Sebelum dan Sesudah Pemberian Glukokortikoid pada Pasien Anak dengan Leukemia Limfoblastik Akut saat Menjalani Kemoterapi Fase Induksi

Prasojo, Udi and Utari, Agustini and Sareharto, Tun Paksi and Sudarmanto, Bambang (2026) Perbedaan Kadar HbA1c Sebelum dan Sesudah Pemberian Glukokortikoid pada Pasien Anak dengan Leukemia Limfoblastik Akut saat Menjalani Kemoterapi Fase Induksi. Masters thesis, Univeritas Diponegoro.

[thumbnail of Abstrak-Tesis Leukemia] Text (Abstrak-Tesis Leukemia)
Artikel Tesis Udi Prasojo.pdf

Download (66kB)

Abstract

Latar belakang: Leukemia Limfoblastik Akut (LLA) merupakan keganasan hematologi paling sering pada anak. Penatalaksanaannya mencakup kemoterapi fase induksi, yang bertujuan untuk mencapai remisi awal dan melibatkan penggunaan glukokortikoid, seperti prednison atau dexamethasone. Glukokortikoid diketahui dapat memengaruhi metabolisme glukosa dan meningkatkan risiko hiperglikemia. Meskipun glukosa darah acak sering digunakan, HbA1c memberikan gambaran lebih stabil terkait kontrol glikemik dalam jangka waktu yang lebih lama (sekitar 2–3 bulan). Penelitian ini menilai dampak pemberian glukokortikoid terhadap kadar HbA1c pada pasien LLA sebelum dan sesudah fase induksi.
Tujuan: Mengetahui perbedaan kadar HbA1c sebelum dan sesudah pemberian glukokortikoid pada pasien anak dengan LLA selama fase induksi kemoterapi.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain one-group pre-post test untuk menilai perbedaan kadar HbA1c sebelum dan setelah kemoterapi fase induksi terhadap 24 anak penderita LLA baru (usia 1–17 tahun) yang menjalani kemoterapi fase induksi di RSUP Dr. Kariadi Semarang.
Hasil: Tidak ditemukan perbedaan signifikan pada kadar HbA1c sebelum (5,2% (4,0–6,4%)) dan setelah kemoterapi fase induksi dengan (5,3% (4,4–6,9%)),(p =0,097). Ditemukan hubungan signifikan antara kondisi anemia pre induksi terhadap kadar HbA1c pre induksi (p=0,043;r=0,417), dan post induksi (p=0,003;r=0,582), serta status gizi pre induksi terhadap kadar HbA1c pre induksi (p=0,015;r=0,490).
Kesimpulan: Pemberian glukokortikoid dalam kemoterapi fase induksi pada pasien anak LLA tidak meningkatkan kadar HbA1c secara bermakna. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk monitor glukosa kontinu pasien.

Kata Kunci: Leukemia limfoblastik akut, Glukokortikoid, HbA1c

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Leukemia limfoblastik akut, Glukokortikoid, HbA1c
Subjects: Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Master Program of Specialist Medical
Depositing User: Upload Mandiri FK
Date Deposited: 09 Feb 2026 02:25
Last Modified: 09 Feb 2026 02:25
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/44732

Actions (login required)

View Item View Item