Search for collections on Undip Repository

PENGARUH PENAMBAHAN FIKOSIANIN DARI ESKTRAK Spirulina platensis DALAM PAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN RESPON IMUN UDANG VANAME (Penaeus vannamei) YANG DIKEJUT SALINITAS (25da353)

AMALIA, SABTA (2025) PENGARUH PENAMBAHAN FIKOSIANIN DARI ESKTRAK Spirulina platensis DALAM PAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN RESPON IMUN UDANG VANAME (Penaeus vannamei) YANG DIKEJUT SALINITAS (25da353). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

[thumbnail of Sabta Amalia 25da353 FULL.pdf] Text
Sabta Amalia 25da353 FULL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Budidaya udang vaname (Penaeus vannamei) di Indonesia sering
menghadapi tantangan akibat perubahan kondisi lingkungan, terutama fluktuasi
salinitas yang signifikan. Hal ini dapat menimbulkan stres dan menurunkan sistem
imun udang, sehingga diperlukan solusi efektif untuk meningkatkan ketahanan dan
pertumbuhan udang dalam kondisi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji
pengaruh penambahan ekstrak Spirulina platensis sebagai imunostimulan pada
pakan terhadap pertumbuhan dan ketahanan udang vaname pada uji kejut salinitas
dan menentukan dosis terbaik penambahan ekstrak Spirulina platensis pada pakan
yang memberikan pertumbuhan dan ketahanan pada uji kejut salinitas serta
kelangsungan hidup udang vaname. Metode penelitian menggunakan Rancangan
Acak Lengkap (RAL) dengan empat dosis ekstrak Spirulina (A 0 g/kg, B 2,5 g/kg,
C 5 g/kg, dan D 7,5 g/kg pakan) yang diberikan pada udang berumur 30 hari selama
35 hari pemeliharaan, diikuti uji kejut salinitas dengan penurunan mendadak dari
25 ppt menjadi 10 ppt selama 7 hari. Parameter yang diukur meliputi laju
pertumbuhan spesifik (SGR), pertambahan bobot mutlak, analisis proksimat,
jumlah udang molting, Total Haemocyte Count (THC), kelulushidupan, dan
kualitas air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan ekstrak Spirulina
platensis memberikan pengaruh nyata pada laju pertumbuhan spesifik dan bobot
mutlak, dengan dosis 5 g/kg menghasilkan laju pertumbuhan spesifik tertinggi (3,46
± 0,16 %/hari) dan bobot mutlak (2,36 ± 0,16 gram). Dosis 7,5 g/kg menunjukkan
persen molting tertinggi (80%), menandakan respons fisiologis yang baik terhadap
stres salinitas. Seluruh perlakuan menunjukkan kelulushidupan 100%, yang
menandakan bahwa penambahan fikosianin tidak berpengaruh terhaap
kelulushidupan udang vaname. Hasil terbaik ditunjukkan oleh perlakuan dengan
dosis 5 g/kg pakan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Imunostimulan, Total Haemocyte Count, Fikosianin
Subjects: Fisheries And Marine Sciences
Divisions: Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Aquaculture
Depositing User: pancasila wati
Date Deposited: 06 Feb 2026 04:35
Last Modified: 06 Feb 2026 04:35
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/44715

Actions (login required)

View Item View Item