Search for collections on Undip Repository

Eksplorasi Pemodelan Stacking Ensemble Learner (SEL) untuk Klasifikasi Kerentanan Pangan Rumah Tangga Berdasarkan Data Survei Provinsi Nusa Tenggara Timur

IMANUEL, Rachel Maria (2026) Eksplorasi Pemodelan Stacking Ensemble Learner (SEL) untuk Klasifikasi Kerentanan Pangan Rumah Tangga Berdasarkan Data Survei Provinsi Nusa Tenggara Timur. Undergraduate thesis, UNDIP: Fakultas Sains dan Matematika.

[thumbnail of 1. COVER.pdf] Text
1. COVER.pdf

Download (225kB)
[thumbnail of 3. HALAMAN PENGESAHAN I.pdf] Text
3. HALAMAN PENGESAHAN I.pdf

Download (3MB)
[thumbnail of 4. HALAMAN PENGESAHAN II.pdf] Text
4. HALAMAN PENGESAHAN II.pdf

Download (3MB)
[thumbnail of 5. KATA PENGANTAR.pdf] Text
5. KATA PENGANTAR.pdf

Download (223kB)
[thumbnail of 6. ABSTRAK.pdf] Text
6. ABSTRAK.pdf

Download (198kB)
[thumbnail of 7. ABSTRACT.pdf] Text
7. ABSTRACT.pdf

Download (138kB)
[thumbnail of 8. DAFTAR ISI.pdf] Text
8. DAFTAR ISI.pdf

Download (218kB)
[thumbnail of 12. BAB I PENDAHULUAN.pdf] Text
12. BAB I PENDAHULUAN.pdf

Download (260kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (208kB)

Abstract

Kerentanan pangan rumah tangga menjadi isu penting di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang memiliki tingkat kerentanan tinggi. Penelitian ini bertujuan mengklasifikasi status kerentanan pangan rumah tangga menggunakan
metode machine learning dengan membandingkan performa Regresi Logistik, Random Forest, XGBoost, dan Stacking Ensemble Learner (SEL). Model SEL dibangun dengan menggabungkan ketiga model sebagai base models dan Regresi Logistik sebagai meta model. Data yang digunakan berasal dari SUSENAS 2023 yang telah melalui proses pre-processing, dengan variabel dependen berupa status kerentanan pangan rumah tangga dan variabel independen berupa karakteristik
sosial ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Random Forest merupakan model tunggal terbaik dengan F1-score sebesar 66,3% pada data testing, diikuti XGBoost sebesar 65,2% dan Regresi Logistik sebesar 64,5%. Model SEL memberikan F1-score sedikit lebih tinggi, yaitu 66,4%, namun peningkatan
tersebut tidak signifikan. Optimalisasi melalui threshold tuning meningkatkan F1score hingga 71,1% dengan nilai recall hingga 90,4%, sehingga model menjadi lebih sensitif dalam klasifikasi rumah tangga rentan pangan meskipun precision menurun. Secara keseluruhan, SEL dengan threshold tuning merupakan model paling optimal untuk klasifikasi rumah tangga rentan dan berpotensi digunakan sebagai sistem pendukung keputusan dalam perencanaan intervensi kerentanan pangan di NTT.
Kata Kunci: Kerentanan Pangan NTT, eXtreme Gradient Boosting (XGBoost), Regresi Logistik, Random Forest, Stacking Ensemble Learner (SEL)

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Sciences and Mathemathic
Divisions: Faculty of Science and Mathematics > Department of Statistics
Depositing User: Yemima Laras Sekarsari
Date Deposited: 05 Feb 2026 08:58
Last Modified: 05 Feb 2026 08:58
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/44669

Actions (login required)

View Item View Item