OKTAVIANA, INTAN SAFIRA (2025) PENGARUH TAHAPAN PROSES PEMRUNIAN TERHADAP KARAKTERISTIK FISIK DAN KIMIA MINYAK IKAN BANDENG (Chanos chanos) (25dt325). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
|
Text
Intan Safira Oktaviana 25dt325 FULL.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Ikan bandeng (Chanos chanos) termasuk kedalam famili chanidae yang
banyak ditemukan di kawasan Indo-Pasifik. Limbah ikan bandeng seperti jeroan
jarang dimanfaatkan dan mengandung lemak tinggi (9,69%). Pemanfaatan jeroan
menjadi minyak ikan karena jeroan menjadi sumber lipid. Minyak ikan bandeng
kasar mengandung pengotor seperti fosfolipid terlarut dan tidak terlarut yang
mempengaruhi kualitas. Minyak ikan kasar perlu dilakukan pemurnian supaya
mutu memenuhi standar IFOMA dan IFOS. Proses pemurnian melalui beberapa
tahapan yaitu degumming, netralisasi dan bleaching. Pemurnian dapat
mempengaruhi karakteristik minyak ikan secara fisik atau kimia. Tahapan
degumming dapat merubah kandungan fosfolipid, netralisasi merubah kandungan
FFA, dan bleaching merubah warna, sehingga perlu dikaji dalam setiap tahapan
untuk mengetahui perubahan karakteristik minyak ikan. Tujuan penelitian ini untuk
mengetahui pengaruh tahapan pemurnian terhadap karakteristik minyak dan titik
krusial proses pemurnian dalam menghilangkan kotoran minyak ikan bandeng.
Penelitian ini dilakukan dengan experimental laboratories, dengan perlakukan
minyak kasar, degumming, netralisasi, dan bleaching. Parameter yang diamati
yaitu rendemen, kadar air, FFA, profil asam lemak, PV, p-anisidin, TOTOX,
kejernihan, dan organoleptik. Analisis data dilakukan dengan Rancangan Acak
Lengkap (RAL) tiga kali pengulangan. Hasil penelitian diolah menggunakan SPSS
16 untuk data parametrik dengan uji normalitas, homogenitas, ANOVA, dan
dilanjutkan Beda Nyata Jujur (BNJ). Data non parametrik dengan uji Kruskal
Wallis dan dilanjut dengan uji Mann-Whitney. Hasil pada semua perlakuan
memenuhi syarat IFOMA dan IFOS. Rendemen pada setiap tahapan pemurnian
mengalami penurunan. Hasil terbaik diperoleh tahapan netralisasi yaitu kadar air
0,42±0,0004a%; FFA 3,10±0,00a meq/kg; P-anisidin 10,76±0,27a meq/kg, TOTOX
11,78±0,28a meq/kg. Hasil PV 0,45±0,01a meq/kg; kejernihan 88,65±0,06d%; dan
organoleptik 8,46<μ<8,82 terbaik pada tahapan bleaching. Tahapan pemurnian
memberikan pengaruh nyata terhadap nilai rendemen, asam lemak bebas, bilangan
peroksida, P-anisidin, TOTOX, dan kejernihan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Ikan Bandeng, Minyak Ikan, Pemurnian, Degumming, Netralisasi, Bleaching |
| Subjects: | Fisheries And Marine Sciences |
| Divisions: | Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Fishery Products Technology |
| Depositing User: | pancasila wati |
| Date Deposited: | 05 Feb 2026 06:56 |
| Last Modified: | 05 Feb 2026 06:56 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/44647 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
