Khilmi, Rifqi Muslim and Sulistyani, Hapsari Dwiningtyas (2025) RASIONALITAS RESISTENSI: ANALISIS DINAMIKA KOMUNIKASI PETANI TEMBAKAU DALAM MENYIKAPI KEMITRAAN PT DJARUM. Masters thesis, Universitas Diponegoro Semarang.
|
Text
COVER_Rifqi Muslim.pdf - Submitted Version Download (3MB) |
|
|
Text
Rifqi Muslim_BAB I.pdf - Submitted Version Download (670kB) |
|
|
Text
Rifqi Muslim_BAB II.pdf - Submitted Version Download (147kB) |
|
|
Text
Rifqi Muslim_BAB III.pdf - Submitted Version Download (549kB) |
|
|
Text
Rifqi Muslim_BAB IV.pdf - Submitted Version Download (222kB) |
|
|
Text
Rifqi uslim_BAB V.pdf - Submitted Version Download (150kB) |
|
|
Text
Rifqi Muslim_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Download (132kB) |
|
|
Text
Rifqi Muslim_LAMPIRAN.pdf - Submitted Version Download (1MB) |
Abstract
Program kemitraan pertanian idealnya menciptakan hubungan simbiosis
mutualisme antara perusahaan dan petani. Namun, realitas di Desa Brabo,
Kabupaten Grobogan, menunjukkan anomali berupa resistensi kolektif petani
tembakau terhadap kemitraan PT Djarum. Resistensi ini dipicu oleh pelanggaran
ekspektasi mengenai harga, risiko penolakan barang, dan minimnya pendampingan
petugas. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konstruksi makna dan
dinamika komunikasi petani dalam mengambil keputusan resistensi. Menggunakan
paradigma konstruktivisme dengan metode deskriptif kualitatif (Basic Qualitative
Research) dan analisis Reflexive Thematic Analysis, penelitian ini menggali data
melalui wawancara mendalam dengan petani mitra.
Hasil penelitian menunjukkan temuan yang signifikan: meskipun secara
kontraktual tindakan menjual ke luar dapat dikategorikan sebagai wanprestasi atau
pelanggaran aturan, namun dalam konstruksi makna petani, tindakan tersebut tidak
dimaknai sebagai kejahatan. Sebaliknya, hal itu dimaknai sebagai mekanisme
pertahanan hidup (survival mechanism) yang rasional dan sah secara moral untuk
merespons ketidakadilan sistem. Keputusan resistensi terbentuk melalui interaksi
sosial informal ("rembugan") yang mengoordinasikan makna ketidakadilan
menjadi kesepakatan kolektif, serta divalidasi oleh desakan ekonomi keluarga.
Mengacu pada konsep James C. Scott, wujud resistensi terpolarisasi dalam
spektrum tertutup berupa Politik Kepatuhan Palsu (False Compliance) hingga
penolakan terbuka. Secara teoretis, penelitian ini mengintegrasikan Theory of
Planned Behavior (TPB) dan Coordinated Management of Meaning (CMM) untuk
menjelaskan bagaimana narasi ketidakadilan dikelola. Simpulan penelitian ini
menemukan kebaruan (novelty) bahwa jaringan komunikasi informal petani
memiliki pengaruh yang lebih kuat dalam menggerakkan tindakan ekonomi
dibandingkan kontrak legal formal perusahaan. Disarankan bagi penelitian
selanjutnya untuk menyertakan perspektif perusahaan guna mendapatkan gambaran
komunikasi yang lebih berimbang.
Kata Kunci: Resistensi Petani, Kepatuhan Palsu, Dinamika Komunikasi,
Rasionalitas Ekonomi, Coordinated Management of Meaning
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Master Program in Communication Science |
| Depositing User: | Soleh MIKOM |
| Date Deposited: | 06 Feb 2026 01:25 |
| Last Modified: | 10 Feb 2026 06:23 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/44631 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
