Search for collections on Undip Repository

STUDI MORFOMETRI, NISBAH KELAMIN, DAN PEMANFAATAN IKAN HIU LANJAMAN, Carcharhinus falciformis (Müller & Henle, 1839), YANG DIDARATKAN DI PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA CILACAP, JAWA TENGAH (25dik299)

FATIMAH, LALA NURUL (2025) STUDI MORFOMETRI, NISBAH KELAMIN, DAN PEMANFAATAN IKAN HIU LANJAMAN, Carcharhinus falciformis (Müller & Henle, 1839), YANG DIDARATKAN DI PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA CILACAP, JAWA TENGAH (25dik299). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

[thumbnail of Lala Nurul Fatimah 25dik299 FULL.pdf] Text
Lala Nurul Fatimah 25dik299 FULL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

Hiu lanjaman (Carcharhinus falciformis) merupakan spesies yang
melimpah di Indonesia dan umum ditangkap di tujuh Wilayah Pengelolaan
Perikanan Indonesia (WPP), yaitu WPP 711, 572, 573, 713, 714, 716 dan 717.
Spesies ini termasuk dalam kategori vulnerable pada daftar merah IUCN
(International Union for Conservation of Nature and Natural Resources) dan
terdaftar pada Appendiks II CITES (Convention on International Trade in
Endongered Species of Wild Fauna and Flora) akibat dari penangkapan berlebih.
Penelitian ini dilakukan di Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap pada tanggal 1
Oktober – 1 November 2024, dengan tujuan mengkaji aspek biologi hiu lanjaman
meliputi distribusi kelas, pola pertumbuhan, faktor kondisi, nisbah kelamin,
tingkat kematangan klasper serta pemanfaatan dan volume produksi tahunan.
Pengambilan data hiu dilakukan dengan metode purposive sampling dan
menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian
menunjukkan 117 ekor individu, mencakup kondisi utuh, tanpa kepala, tanpa
ekor, serta tanpa kepala dan tanpa ekor (headless-finless) dengan total 44 individu
jantan dan 73 individu betina. Distribusi panjang dan berat terbagi dalam 8 kelas
interval, dengan panjang tubuh berkisar 61 cmTL - 209 cmTL dan berat antara 1
kg – 44,6 kg. Pola pertumbuhan hiu jantan dan betina menunjukkan pola
allometrik negatif dengan nilai b masing-masing 2,8 dan 2,9, yang
mengindikasikan pertumbuhan panjang ikan lebih cepat dari pertumbuhan berat.
Faktor kondisi hiu jantan dan betina memiliki nilai rata-rata yang sama yaitu 1,01
yang menandakan ikan dalam kondisi kurus. Persentase perbandingan nisbah
kelamin adalah 38% jantan dan 62% betina dengan perbandingan 1:1,65. Tingkat
kematangan klasper hiu jantan adalah 2% FC (Full Calcified), 9% NFC (Not Full
Calcified), dan 89% NC (Not Calcified) dengan mayoritas yang tertangkap dalam
kondisi belum matang gonad. Produksi tahunan hiu lanjaman di PPS Cilacap
menunjukkan fluktuasi, dengan tahun 2024 menjadi tahun dengan produksi
terendah. Pemanfaatan yang cukup tinggi terhadap hiu lanjaman di wilayah
Cilacap
menunjukkan pentingnya pengawasan dan pengelolaan yang
berkelanjutan agar spesies ini tetap lestari.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Hiu lanjaman; Aspek Biologi; PPS Cilacap; Status Konservasi
Subjects: Fisheries And Marine Sciences
Divisions: Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Marine Science
Depositing User: pancasila wati
Date Deposited: 04 Feb 2026 07:53
Last Modified: 04 Feb 2026 07:53
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/44592

Actions (login required)

View Item View Item