Yusuf, Duta Al Aisy Baraldi and Martini, Rina (2026) EFEKTIVITAS PROGRAM SI BENING DALAM RANGKA PENURUNAN STUNTING DI KECAMATAN SEMARANG UTARA. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro.
|
Text
Duta Al Aisy Baraldi Yusuf_14010122140186_cover.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (599kB) |
|
|
Text
Duta Al Aisy Baraldi Yusuf_14010122140186_Bab 1.pdf - Submitted Version Download (894kB) |
|
|
Text
Duta Al Aisy Baraldi Yusuf_14010122140186_Bab 2.pdf - Submitted Version Download (1MB) |
|
|
Text
Duta Al Aisy Baraldi Yusuf_14010122140186_Bab 3.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (566kB) |
|
|
Text
Duta Al Aisy Baraldi Yusuf_14010122140186_Bab 4.pdf - Submitted Version Download (166kB) |
|
|
Text
Duta Al Aisy Baraldi Yusuf_14010122140186_Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version Download (290kB) |
|
|
Text
Duta Al Aisy Baraldi Yusuf_14010122140186_Lampiran.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (893kB) |
Abstract
ABSTRAK
Stunting merupakan permasalahan gizi kronis yang menghambat perkembangan
fisik dan kognitif anak. Kecamatan Semarang Utara mencatat prevalensi stunting
tertinggi di Kota Semarang, sehingga efektivitas Program Semua Ikut Bergerak
Bersama Menangani Stunting (Si Bening) di wilayah ini perlu dievaluasi. Penelitian
ini bertujuan menganalisis efektivitas Program Si Bening dalam menurunkan stunting
serta mengidentifikasi faktor penghambatnya di Kecamatan Semarang Utara.Penelitian
ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui
wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis efektivitas mengacu pada
teori Duncan dan Steers yang mencakup dimensi pencapaian tujuan (goal
achievement), integrasi (integration), dan adaptasi (adaptation).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Program Si Bening di
Kecamatan Semarang Utara belum sepenuhnya efektif. Pada dimensi pencapaian
tujuan, intervensi gizi telah dilakukan, namun angka stunting masih fluktuatif karena
munculnya kasus baru yang tidak sebanding dengan angka kesembuhan. Pada dimensi
integrasi, koordinasi lintas sektor antara pemerintah dan tenaga kesehatan berjalan
sangat baik, tetapi partisipasi masyarakat dalam kegiatan edukasi gizi masih rendah
dan tidak konsisten. Sementara pada dimensi adaptasi, program terkendala dalam
menyesuaikan strategi dengan karakteristik wilayah pesisir serta keterbatasan
pendanaan di tingkat kelurahan.
Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa efektivitas program belum berhasil
dikarenakan faktor ekonomi, pola asuh keluarga yang tidak konsisten, serta
ketergantungan pada dana swadaya masyarakat. Untuk meningkatkan efektivitas,
direkomendasikan penguatan regulasi anggaran di tingkat kelurahan dan perubahan
strategi komunikasi berbasis digital guna mendorong partisipasi aktif serta kesadaran
mandiri masyarakat dalam pemenuhan gizi anak.
Kata kunci: efektivitas program, stunting, Program Si Bening, Kecamatan Semarang
Utara.
22. Ilmu Pemerintahan 2026
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of Government Science |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 04 Feb 2026 03:27 |
| Last Modified: | 04 Feb 2026 04:15 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/44554 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
