Search for collections on Undip Repository

ANALISIS PELANGGARAN PRINSIP KERJA SAMA DAN IMPLIKATUR DALAM VIDEO SINIAR DI KANAL YOUTUBE MALAKA PROJECT

Ramajati, Esa Maliki (2025) ANALISIS PELANGGARAN PRINSIP KERJA SAMA DAN IMPLIKATUR DALAM VIDEO SINIAR DI KANAL YOUTUBE MALAKA PROJECT. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Budaya.

[thumbnail of skripsi esa hard cover.pdf] Text
skripsi esa hard cover.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Ramajati, Esa Maliki. 2025. Analisis Pelanggaran Prinsip Kerja Sama dan
Implikatur dalam Video Siniar di Kanal Youtube Malaka Project. Skripsi. Program
Studi S-1 Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro.
Pembimbing: Drs. Suharyo, M.Hum.
Penelitian ini mengkaji pelanggaran prinsip kerja sama dan implikatur dalam tiga
episode video siniar di kanal YouTube Malaka Project, yaitu “Guru Gembul:
Pendidikan Kita Berorientasi pada Kemunafikan”, “Ahok Akhirnya Bicara”, dan
“Bisnis Gelap Dokter & Perusahaan Farmasi – dr. Tirta”. Tujuan penelitian ini
adalah mengidentifikasi bentuk pelanggaran prinsip kerja sama dan implikatur yang
muncul dalam percakapan video siniar tersebut. Teori yang digunakan adalah
prinsip kerja sama Grice (1975) yang mencakup empat maksim: kuantitas, kualitas,
relevansi, dan cara, serta teori implikatur Grice yang membedakan implikatur
konvensional dan implikatur percakapan. Penelitian ini menggunakan pendekatan
kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui metode simak dengan
teknik simak bebas libat cakap, teknik rekam, dan teknik catat. Analisis data
menggunakan metode padan pragmatis dengan teknik pilah unsur penentu (PUP),
di mana mitra tutur dan konteks situasinya berfungsi sebagai alat penentu dalam
mengidentifikasi pelanggaran maksim dan implikatur. Hasil analisis disajikan
dengan metode informal melalui pemaparan deskriptif menggunakan kata-kata
biasa agar mudah dipahami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelanggaran
maksim relevansi merupakan bentuk pelanggaran yang paling dominan, diikuti oleh
pelanggaran maksim kuantitas, maksim cara, dan maksim kualitas. Pelanggaran
maksim relevansi menjadi yang paling dominan, menunjukkan bahwa dalam
percakapan informal seperti video siniar, peserta tutur cenderung mengalihkan atau
memperluas topik pembicaraan untuk menciptakan humor, menghindari
pembahasan sensitif, atau memberikan konteks yang lebih luas. Seluruh
pelanggaran menghasilkan implikatur percakapan (non-konvensional) yang
berfungsi untuk menyampaikan kritik terhadap sistem pendidikan, politik, dan
kesehatan di Indonesia secara tidak langsung, menciptakan humor, serta menjaga
kesopanan dalam membahas topik sensitif. Penelitian ini menunjukkan bahwa
pelanggaran prinsip kerja sama dalam video siniar bukanlah hambatan komunikasi,
melainkan strategi komunikatif yang memperkaya makna percakapan dalam
konteks media digital.
Kata kunci: pelanggaran prinsip kerja sama, implikatur, video siniar, pragmatik,
Malaka Project

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Humanities
Divisions: Faculty of Humanities > Department of Indonesian Literature
Depositing User: Tugirin
Date Deposited: 06 Feb 2026 02:41
Last Modified: 06 Feb 2026 02:41
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/44553

Actions (login required)

View Item View Item