RAHMAWATI, TIARA (2025) SKRINING AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN SUN PROTECTION FACTOR (SPF) SEBAGAI BAHAN FORMULASI TABIR SURYA BERBASIS EKSTRAK RUMPUT LAUT (25dik274). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
|
Text
Tiara Rahmawati 25dik274 FULL.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Paparan sinar ultraviolet (UV) dapat memberikan efek yang berbahaya pada
kulit. Rumput laut memiliki kandungan metabolit sekunder yang berpotensi dalam
perlindungan kulit. Perlindungan kulit dapat dilakukan dengan pengunaan tabir
surya. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui potensi senyawa metabolit
sekunder, kandungan aktivitas antioksidan dan Sun Protection Factor (SPF) dalam
rumput laut yang dapat dijadikan bahan formulasi tabir surya yang ramah
lingkungan. Metode penelitian menggunakan deskriptif ekspolartif. Rumput laut
dilakukan karakterisasi kemudian diekstrak menggunakan metanol dan akuades.
Maserat dari keempat rumput laut melewati tahapan skrining fitokimia, uji pigmen,
nilai Sun Protection Factor (SPF) dan aktivitas antioksidan.Pengujian Sun
Protection Factor (SPF) dilakukan dengan maserat dan formulasi menggunakan
metode Mansur. Pengujian aktivitas antioksidan dilakukan dengan metode (2,2
difenil-1-pikrilhidrazil) DPPH dengan menggunakan ELISA reader pada maserat
dan pada formulasi tabir surya dilakukan dengan pengenceran 10.000 ppm. Dari
hasil skrining didapatkan ekstrak rumput laut yang paling berpotensi yaitu Padina
sp. Pembuatan formulasi tabir surya dilakukan dengan 4 konsentrasi yang berbeda.
F0 (base tabir surya), F1 (base tabir surya + 2 % oxybenzone), F2 (base tabir surya
+ 2% ekstrak etanol Padina sp.), F3 (base tabir surya + 96%% ekstrak akuades
Padina sp.). dan F4 (base tabir surya + 2% ekstrak etanol+ 94% ekstrak akuades
Padina sp.). Melalui tahapan skrining didapatkan hasil terbaik pada uji pigmen
rumput laut Caulerpa sp. memiliki nilai klrofil-a sebesar 471,164 µg/g dan
karotenoid sebesar 248, 833 µg/g. Pengujian hasil terbaik nilai SPF pada ekstrak
metanol Caulerpa sp. dengan nilai 30,757 ± 0,969 dan ekstrak akuades Padina sp.
dengan nilai 28,445 ± 1,271. Pengujian aktivitas antioksidan terbaik didapatkan
pada ekstrak metanol Sargassum sp. dengan nilai 77,104 % dan ekstrak akuades
Padina sp. dengan nilai 100%. Pengujian formulasi tabir surya pada nilai SPF
didapatkan bahwa F3 dengan nilai SPF 30, 004 ± 1,153 dan F4 dengan nulai SPF
nilai 29, 490 ± 0,313 lebih baik dibandingkan formulasi lainnya. Pada uji
antioksidan dengan 10.000 ppm, F2 dengan nilai 18,288 ± 1,008 dan F4 dengan
nilai 17,623± 5,114 memiliki hasil yang lebih baik dibandingkan dengan lainnya.
Dengan hasil tersebut ekstrak Padina sp. berpotensi untuk dijadikan bahan
formulasi tabir surya.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | antioksidan, Caulerpa sp., Padina sp., Sun Protection Factor (SPF), tabir surya. |
| Subjects: | Fisheries And Marine Sciences |
| Divisions: | Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Marine Science |
| Depositing User: | pancasila wati |
| Date Deposited: | 04 Feb 2026 02:54 |
| Last Modified: | 04 Feb 2026 02:54 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/44547 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
