Search for collections on Undip Repository

DINAMIKA PERUBAHAN GARIS PANTAI DI KABUPATEN BATANG TAHUN 2018 – 2024 DENGAN ANALISIS DSAS (25dsa266)

NAFISAH, NILA FADHILAH (2025) DINAMIKA PERUBAHAN GARIS PANTAI DI KABUPATEN BATANG TAHUN 2018 – 2024 DENGAN ANALISIS DSAS (25dsa266). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

[thumbnail of Nila Fadhilah Nafisah 25dsa266 FULL.pdf] Text
Nila Fadhilah Nafisah 25dsa266 FULL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

Perubahan garis pantai merupakan proses dinamis yang terus berlangsung,
melibatkan pengikisan daratan (erosi) dan penambahan daratan (akresi). Kabupaten
Batang, terletak di pesisir Laut Utara Jawa, menjadi kawasan yang rentan terhadap
perubahan tersebut. Tujuan penelitian adalah mengetahui perubahan garis pantai di
pesisir Kabupaten Batang dalam kurun waktu 2018 – 2024 dengan mengidentifikasi
dinamika akresi dan erosi garis pantai dalam waktu tertentu sebagai informasi
spasial yang akurat. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan
pendekatan purposive sampling untuk menentukan lokasi penelitian. Penelitian
melibatkan observasi lapangan mencangkup pengukuran kemiringan pantai serta
pengambilan sampel sedimen di enam stasiun yang berbeda. Analisis perubahan
menggunakan Digital Shoreline Analysis System (DSAS) berdasarkan data citra
satelit Sentinel 2A dengan metode Net Shoreline Movement (NSM) dan End Point
Rate (EPR). Hasil menunjukkan Kabupaten Batang cenderung erosi. Berdasarkan
nilai NSM Tahun 2018 – 2024 rata-rata akresi 16,50 m, maksimum 108,67 m dan
minimum 0,02 m di Kecamatan Kandeman, sedangkan rata-rata erosi -15,71 m
dengan maksimum -85,85 m dan minimum -0,09 m di Kecamatan Subah.
Sedangkan berdasarkan nilai EPR Tahun 2018 – 2024 rata-rata akresi 2,63 m/tahun,
maksimum 17,33 m/tahun dan minimum 0,00 m/tahun di Kecamatan Kandeman,
sedangkan rata-rata erosi -2,50 m/tahun, maksimum -13,69 m/tahun di Kecamatan
Subah dan minimum -0,01 m/tahun di Kecamatan Kandeman. Peningkatan luasan
erosi sebesar 1.838 Ha pada periode 2018–2021 meningkat menjadi 2.396 Ha pada
periode 2021–2024. Sebaliknya, luas akresi menurun dari 2.043 Ha menjadi 1.507
Ha dalam periode yang sama. Hal ini menunjukkan bahwa dalam enam tahun
terakhir, erosi garis pantai semakin kuat, sementara akresi cenderung melemah.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Batang; DSAS; Erosi dan Akresi; Garis Pantai
Subjects: Fisheries And Marine Sciences
Divisions: Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Aquatic Resources
Depositing User: pancasila wati
Date Deposited: 04 Feb 2026 02:27
Last Modified: 04 Feb 2026 02:27
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/44534

Actions (login required)

View Item View Item