REYHAN NOORVIANTO, LAKSMANA ABBE (2025) PEMANFAATAN LIMBAH ROTI DAN BEKATUL UNTUK PAKAN TAMBAHAN IKAN BANDENG (Chanos chanos) DI MANGKANG WETAN, KECAMATAN TUGU, SEMARANG (25dik264). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
|
Text
Laksmana Abbe Reyhan Noorvianto 25dik264 FULL.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Semarang merupakan salah satu sentra budidaya ikan bandeng di Indonesia.
Budidaya ikan bandeng terus berkembang seiring dengan meningkatnya
permintaan pasar. Pakan merupakan salah satu peran penting dalam kegiatan
budidaya ikan. Pakan buatan merupakan pakan yang dibuat dengan formulasi
tertentu berdasarkan pertimbangan kebutuhan nutrisi ikan (Nuru et al.,2023).
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi pemanfaatan limbah roti dan
bekatul sebagai bahan baku pakan ikan bandeng (C.chanos) dan untuk mengetahui
kandungan nutrisi pakan dengan konsentrasi limbah roti dan bekatul yang berbeda.
Metode yang digunakan adalah eksperimen, eksperimen merupakan jenis penelitian
yang memanipulasi (mengatur, merekayasa) situasi alamiah menjadi situasi
artificial (buatan). Klasifikasi bahan baku pakan didasarkan pada sumber (nabati
dan hewani) serta kandungan nutrisi dan fungsinya (sumber energi, protein,
vitamin, dan mineral). Bahan formula pakan yang diidentifikasi meliputi tepung
limbah roti tawar, tepung ikan, bungkil kedelai, bekatul, tepung tapioka, serta
vitamin dan mineral. Hasil analisis menunjukkan bahwa keempat sampel pakan
memiliki kandungan protein di bawah 20%, mengindikasikan potensi
penggunaannya bukan sebagai sumber protein utama tunggal untuk ikan bandeng
pada fase awal pertumbuhan yang membutuhkan protein tinggi (52-60%). Sampel
A dan B menunjukkan kandungan karbohidrat yang lebih tinggi (sekitar 21,45% -
23,02%) dibandingkan sampel C (19,91%) dan D (18,34%), dengan bekatul sebagai
sumber karbohidrat utama. Perubahan formula pada sampel C dan D, terutama
peningkatan proporsi tepung roti dan penurunan bekatul, mengubah sumber utama
protein dan karbohidrat, dengan tepung roti menjadi sumber dominan untuk ketiga
nutrisi pada sampel D. Penelitian ini memberikan informasi bahwasanya
konsentrasi tepung roti dan bekatul berpengaruh terhadap konsentrasi karbohidrat.
Protein dan lemak hanya terpengaruh sedikit. Kandungan nutrisi pakan dengan
konsentrasi limbah roti dan bekatul yang berbeda menghasilkan kombinasi pakan
terbaik dengan formulasi pada sampel A ( Tepung roti 46% dan Bekatul 28,01%).
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Limbah Roti, Pakan Alternatif Ikan Bandeng, Pembuatan Pakan |
| Subjects: | Fisheries And Marine Sciences |
| Divisions: | Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Marine Science |
| Depositing User: | pancasila wati |
| Date Deposited: | 04 Feb 2026 02:20 |
| Last Modified: | 04 Feb 2026 02:20 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/44532 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
