HAYA, AQILA FADIA (2025) STRUKTUR KOMUNITAS DAN DISTRIBUSI MAKROZOOBENTOS DI EKOSISTEM MANGROVE, DESA PASAR BANGGI, REMBANG (25dsa263). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
|
Text
Aqila Fadia Haya 25dsa263 FULL.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Ekosistem pesisir mencakup berbagai habitat seperti hutan mangrove dan
dataran lumpur (unvegetated mudflat). Perbedaan tutupan vegetasi dan substrat
pada habitat tersebut akan mempengaruhi pola distribusi dan struktur komunitas
makrozoobentos. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji distribusi dan
keanekaragaman makrozoobentos pada dua tipe habitat berbeda (vegetated dan
unvegetated) di kawasan mangrove Desa Pasar Banggi, Rembang. Metode
penelitian yang digunakan adalah survei dengan lokasi ditentukan secara clustered
random sampling. Setiap stasiun terdapat tiga plot berukuran 10x10 m, dibagi
menjadi area vegetated dan unvegetated. Pengambilan sampel sedimen dilakukan
pada dua interval kedalaman (0–10 cm dan 10–20 cm) untuk analisis tekstur
sedimen dan kandungan bahan organik total. Sampel makrozoobentos dikumpulkan
menggunakan metode hand picking dan pipe core. Analisis tekstur sedimen
dilakukan dengan metode dry sieving menggunakan software GRADISTAT,
sementara bahan organik dianalisis menggunakan metode Loss on Ignition (LoI).
Hubungan parameter lingkungan dengan kelimpahan makrozoobentos
menggunakan analisis multivariat Canonical Correspondence Analysis (CCA).
Analisis makrozoobentos mencakup kerapatan epifauna (ind/m²), kelimpahan
infauna (ind/cm³), struktur komunitas, dan indeks morisita. Hasil penelitian
menunjukkan tekstur sedimen berupa pasir berlumpur (muddy sand) dan pasir
(sand). Nilai bahan organik tertinggi ditemukan pada plot vegetated kedalaman 0
10 cm. Makrozoobentos ditemukan sebanyak 12 genus dengan jumlah 255
individu. Kerapatan epifauna tertinggi ditunjukkan oleh Pirenella sp. (1833
ind/m²), sedangkan kelimpahan infauna oleh Harpiosquilla sp. (3 ind/cm³) dan
Alpheus sp. (6 ind/cm³). Nilai indeks keanekaragaman dan indeks keseragaman
termasuk dalam kategori rendah. Indeks dominansi dan pola sebaran mengelompok
tertinggi ditemukan genus Pirenella sp. di area unvegetated. Berdasarkan hasil
analisis CCA, distribusi makrozoobentos lebih melimpah pada area vegetated dan
memiliki total variasi sebesar 74,79%.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | CCA, Hutan Bakau, Makrozoobentos, Pasar Banggi, Tanpa Vegetasi |
| Subjects: | Fisheries And Marine Sciences |
| Divisions: | Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Aquatic Resources |
| Depositing User: | pancasila wati |
| Date Deposited: | 04 Feb 2026 02:16 |
| Last Modified: | 04 Feb 2026 02:16 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/44530 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
