Search for collections on Undip Repository

PENGARUH PERLAKUAN AERASI TERHADAP KONSENTRASI AMONIA DAN H2S PADA KERAMBA JARING APUNG DI DANAU RAWA PENING (25dsa260)

RIZKI, MAURA ALFATIHAH (2025) PENGARUH PERLAKUAN AERASI TERHADAP KONSENTRASI AMONIA DAN H2S PADA KERAMBA JARING APUNG DI DANAU RAWA PENING (25dsa260). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

[thumbnail of Maura Alfatihah 25dsa260 FULL.pdf] Text
Maura Alfatihah 25dsa260 FULL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Budidaya ikan di perairan darat dengan Keramba Jaring Apung (KJA)
umumnya bersifat intensif dan bergantung pada pakan buatan. Namun, sebagian
pakan yang tidak dimanfaatkan ikan dapat mencemari perairan. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui pengaruh aerasi dalam mengubah kandungan amonia
dan H2S serta hubungannya dengan dissolved oxygen (DO), suhu, dan pH di Danau
Rawa Pening. Penelitian dilakukan pada bulan September 2024-Januari 2025
menggunakan metode eksperimental dengan perlakuan aerasi diffuser selama 5 jam
pada KJA. Analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak Jamovi dengan
metode Analysis of Variance (ANOVA), Principal Component Analysis (PCA), dan
Regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata konsentrasi
amonia dan H2S sebelum aerasi masing-masing sebesar 0,03 mg/L dan 0,11 mg/L,
sedangkan setelah aerasi berubah menjadi 0,04 mg/L dan 0,03 mg/L. Sementara itu,
variabel terkait seperti DO meningkat dari 4,63 mg/L menjadi 6,33 mg/L, suhu
menurun dari 29,53 ℃ menjadi 26,07 ℃, dan pH meningkat dari 7,47 menjadi 8,18.
ANOVA menunjukkan amonia (0,693), sehingga tidak ada perbedaan signifikan
antar kelompok (p > 0,05). Analisis ANOVA tidak dapat diterapkan pada data H₂S
karena nilai yang diperoleh bersifat konstan atau tidak bervariasi. PCA
menunjukkan DO dan suhu menjelaskan sebanyak 70,6% varians data. Hasil uji
regresi linear berganda pada amonia menghasilkan persamaan sebagai berikut, Y =
0,14467 – 0,00613X1 – 0,00509X2 + 0,00830X3. Sementara pada H2S, hasil uji
regresi linear berganda menghasilkan persamaan Y = - 1,0200 + 0,0390X1 +
0,0406X2 – 0,0334X3. Pada amonia Nilai R2 menunjukkan bahwa hanya sebesar
13,1% konsentrasi amonia yang dapat dijelaskan oleh variabel DO, suhu, dan pH.
Sementara itu pada H2S dapat dijelaskan sebesar 65,5%.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Aerasi, Amonia, Danau Rawa Pening, H2S, Keramba Jaring Apung
Subjects: Fisheries And Marine Sciences
Divisions: Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Aquatic Resources
Depositing User: pancasila wati
Date Deposited: 04 Feb 2026 02:04
Last Modified: 04 Feb 2026 02:04
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/44527

Actions (login required)

View Item View Item