NINGRUM, MELLYANA DWI SETYA (2026) FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA PETANI SAYUR DI DESA CANDI KECAMATAN BANDUNGAN KABUPATEN SEMARANG. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
REPO MELLYANA.pdf - Published Version Download (440kB) |
Abstract
Penggunaan pestisida pada kegiatan pertanian menjadi praktik yang umum bagi petani dalam mengendalikan hama tanaman. Namun, paparan pestisida pada petani berdampak terhadap kesehatan petani. Bahan aktif yang terkandung dalam pestisida dapat mempengaruhi kerja enzim kolinesterase dalam penguraian asetilkolin yang dapat mempengaruhi tekanan darah tinggi. Berdasarkan studi pendahuluan menunjukkan 7 dari 10 petani Desa Candi Kecamatan Bandungan memiliki tekanan darah yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor paparan pestisida yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada petani sayur di Desa Candi. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian ini yaitu petani sayur di Desa Candi yang berjumlah 574 dengan sampel penelitian sebanyak 92 responden yang diambil menggunakan rumus Lemeshow. Teknik sampling yang diterapkan yaitu purposive sampling. Variabel bebas pada penelitian ini meliputi; masa kerja, jumlah jenis pestisida, lama penyemprotan, frekuensi penyemprotan, personal hygiene, pengetahuan penanganan pestisida, penggunaan alat pelindung diri, dan penyimpanan pestisida. Data diperoleh melalui wawancara menggunakan lembar kuesioner dan observasi, serta terdapat pengukuran tekanan darah menggunakan tensimeter digital. Dari hasil pengukuran tekanan darah terdapat 49 dari 92 mengalami hipertensi. Hasil analisis Chi Square menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara masa kerja (p=0,041), lama penyemprotan (p=0,001), frekuensi penyemprotan (p=0,046), pengetahuan penanganan pestisida (p=0,006), dan konsumsi makanan tinggi natrium (p=0,027). Sedangkan variabel jumlah jenis pestisida (p=0,245), arah penyemprotan (0,116), personal hygiene (p=866), Praktik APD (p=522), penyimpanan pestisida (p,068), kebiasaan merokok (p=0,573) tidak terdapat hubungan dengan kejadian hipertensi. Kesimpulan dari penelitian adalah terdapat hubungan antara masa kerja, lama penyemprotan, frekuensi penyemprotan, pengetahuan penanganan pestisida, dan konsumsi makanan tinggi natrium dengan kejadian hipertensi pada petani sayur di Desa Candi, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang.
Kata Kunci : Hipertensi, Penggunaan Pestisida, Petani sayur
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Public Health |
| Divisions: | Faculty of Public Health > Department of Public Health |
| Depositing User: | endah nurkhayati |
| Date Deposited: | 03 Feb 2026 08:43 |
| Last Modified: | 03 Feb 2026 08:43 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/44512 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
