SIRUMAPEA, GRACE APRILIA (2025) AKTIVITAS ANTIBAKTERI DARI BAKTERI ASOSIASI TUNIKATA ASAL PERAIRAN KARIMUNJAWA TERHADAP PATOGEN BUDIDAYA UDANG (25dsa256). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
|
Text
Grace Aprilia 25dsa256 FULL.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Taman Nasional Karimunjawa dengan keanekaragaman hayati yang tinggi
memiliki ekosistem terumbu karang yang penting sebagai habitat bagi berbagai
organisme laut, termasuk tunikata. Sebagai organisme berbadan lunak dan hidup
sesil, tunikata rentan terhadap infeksi dan patogen. Mekanisme pertahanan hidup
bergantung pada produksi metabolit sekunder oleh bakteri asosiasi tunikata yang
memiliki sifat bioaktif termasuk alelopati, antitumor, dan antibakteri. Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis potensi antibakteri bakteri asosiasi tunikata terhadap
bakteri Pseudomonas aeruginosa dan Escherichia coli yang umumnya ditemukan
sebagai patogen oportunistik pada budidaya udang, serta mengidentifikasi spesies
bakteri dengan aktivitas antibakteri signifikan. Waktu pelaksanaan penelitian
dilakukan pada bulan November 2023 – Juni 2024, di Laboratorium Tropical
Marine Biotechnology Universitas Diponegoro. Metode penelitian yang digunakan
adalah deskriptif eksploratif, uji aktivitas antibakteri dengan agar plug diffusion,
dan uji molekuler dengan metode PCR 16S rRNA. Hasil penelitian menunjukkan
51 isolat bakteri berhasil diisolasi dari 6 sampel Tunikata yang berasal dari jenis
Clavelina robusta, Didemnum sp., Aplidium sp., dan Aplidium breviventer. Hasil
uji aktivitas antibakteri menunjukkan 90,2% isolat tidak menunjukkan aktivitas
antibakteri terhadap P. aeruginosa dan E. coli. Secara keseluruhan, 9,8% isolat
bakteri asosiasi menunjukkan aktivitas antibakteri terhadap setidaknya satu
organisme uji. Aktivitas antibakteri signifikan diperoleh dari isolat bakteri asosiasi
Didemnum sp., dengan diameter zona hambat 11,2 mm terhadap P. aeruginosa.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa keanekaragaman bakteri tidak mencerminkan
langsung keanekaragaman senyawa bioaktif yang dihasilkan. Meskipun hanya
sebagian kecil yang memiliki aktivitas signifikan, bakteri asosiasi tunikata tetap
menjadi sumber penting dalam penemuan senyawa antibakteri. Bacillus haynesii
ditemukan sebagai isolat dengan aktivitas antibakteri tertinggi, memperkuat bukti
bahwa genus Bacillus dapat menjadi sumber senyawa antibakteri alami yang
penting untuk pengembangan agen antibakteri ramah lingkungan dalam akuakultur.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Antibakteri, Bacillus haynesii, Bakteri asosiasi, Tunikata |
| Subjects: | Fisheries And Marine Sciences |
| Divisions: | Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Aquatic Resources |
| Depositing User: | pancasila wati |
| Date Deposited: | 03 Feb 2026 08:31 |
| Last Modified: | 03 Feb 2026 08:31 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/44510 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
