NUR CAHYA, MUHAMMAD RIZKI AGUNG (2025) PENGARUH BOBOT AWAL BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN Kappaphycus Alvarezii HASIL KULTUR JARINGAN DENGAN METODE TUBULAR NET DI PERAIRAN BULU, KABUPATEN JEPARA (25da228). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
|
Text
Muhammad Rizki A N C 25da228 FULL.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Kappaphycus alvarezii merupakan salah satu jenis rumput laut yang
memiliki banyak kegunaan dalam kehidupan manusia dan terdapat permintaan dari
berbagai negara. Permasalahan yang dihadapi oleh pembudidaya rumput laut yaitu
kualitas bibit yang baik dan pemilihan wadah yang baik. Bibit hasil dari kultur
jaringan menjadi alternatif untuk pembudidaya karena lebih tahan dari serangan
penyakit, pertumbuhan lebih cepat, dan sifat genetik yang lebih seragam. Tubular
net menjadi wadah alternatif untuk budidaya dengan lingkungan banyak hama ikan
herbivora. Penelitian ini dilakukan dengan pengujian wadah tubular net sebagai
wadah uji menggunakan bibit K. alvarezii dengan bobot A (50 g), B (75 g), C(100
g), dan D (125 g). Tubular net memiliki ukuran panjang 50 cm dan lebar 20 cm.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh budidaya bobot bibit
awal K. alvarezii yang berbeda dan untuk mengetahui pertumbuhan bobot bibit
awal K. alvarezii yang terbaik. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen
dengan rancangan acak lengkap (RAL) 4 perlakuan dengan 4 ulangan. Perlakuan
A, B, C, dan D adalah bobot awal sebesar 50;75;100;125 g. Variabel yang diamati
yaitu laju pertumbuhan mutlak dan laju pertumbuhan spesifik. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa perbedaan antar bobot yang berbeda berpengaruh nyata (Sig.
<0,001) berdasarkan uji Anova dan berpengaruh nyata berdasarkan uji Duncan
(perlakuan tidak berada pada satu kolom) terhadap nilai laju pertumbuhan mutlak
dan laju pertumbuhan spesifik. Nilai kualitas air yang optimal meliputi pH, suhu,
intensitas cahaya, dan fosfat, sedangkan yang kurang optimal meliputi salinitas,
arus, kecerahan, kedalaman, dan nitrat. Bobot awal terbaik pada perlakuan D (125
g) bibit K. alvarezii hasil kultur jaringan yang dibudidayakan dengan metode
tubular net memberikan pertumbuhan mutlak 244 g dan Laju Pertumbuhan
Spesifik 1,79%/hari.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kappaphycus alvarezii, Tubular net, Pertumbuhan |
| Subjects: | Fisheries And Marine Sciences |
| Divisions: | Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Aquaculture |
| Depositing User: | pancasila wati |
| Date Deposited: | 03 Feb 2026 04:11 |
| Last Modified: | 03 Feb 2026 04:11 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/44449 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
