Search for collections on Undip Repository

PRAKTIK PERNIKAHAN DINI PADA MASYARAKAT KAMPUNG ARAB PASAR KLIWON SURAKARTA

NUGRAHENY, UBBE ANGGITA (2025) PRAKTIK PERNIKAHAN DINI PADA MASYARAKAT KAMPUNG ARAB PASAR KLIWON SURAKARTA. Undergraduate thesis, Faculty of Humanity.

[thumbnail of Clean Doc_Final Draft Skripsi (BAB 1-5)_Ubbe Anggita_12 November 2025 (1)-1 (2).pdf] Text
Clean Doc_Final Draft Skripsi (BAB 1-5)_Ubbe Anggita_12 November 2025 (1)-1 (2).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Pernikahan dini merupakan fenomena sosial yang masih banyak terjadi di berbagai komunitas, termasuk di Kampung Arab, Pasar Kliwon, Surakarta. Praktik ini tidak hanya berkaitan dengan kesiapan biologis dan psikologis individu, tetapi juga dipengaruhi oleh sistem nilai budaya, kekerabatan, dan legitimasi agama yang kuat. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana struktur kekerabatan dan nilai religius berperan dalam mendorong praktik pernikahan dini serta menelaah berbagai dampak sosial yang muncul dari praktik tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi pustaka. Analisis dilakukan dengan menggunakan teori Kinship and Marriage dari Robin Fox (1983), yang menekankan pernikahan sebagai sarana memperkuat aliansi sosial, serta teori Religion as a Cultural System dari Clifford Geertz (1973), yang menyoroti peran simbol dan keyakinan religius dalam membentuk perilaku kolektif masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pernikahan dini di Kampung Arab Pasar Kliwon dipandang sebagai upaya menjaga kehormatan keluarga, menghindari perzinaan, serta memperkokoh solidaritas kekerabatan. Nilai-nilai agama digunakan sebagai legitimasi moral yang memperkuat penerimaan sosial terhadap praktik tersebut. Namun, di sisi lain, pernikahan dini menimbulkan dampak yang kompleks, seperti terhambatnya pendidikan, munculnya kerentanan kesehatan reproduksi, serta ketimpangan relasi gender dalam rumah tangga. Meskipun masyarakat menilai praktik ini sebagai bentuk kedewasaan sosial dan jalan menuju keberkahan, konsekuensi jangka panjangnya menunjukkan adanya dilema antara tuntutan tradisi dan kebutuhan individu. Penelitian ini berkontribusi terhadap kajian antropologi budaya dan gender dengan menegaskan bahwa praktik pernikahan dini merupakan hasil interaksi dinamis antara struktur sosial kekerabatan dan sistem makna religius. Temuan ini juga memberikan implikasi bagi penyusunan kebijakan yang lebih kontekstual dan sensitif terhadap budaya lokal.
Kata kunci: Pernikahan dini, Kampung Arab, agama, kekerabatan, simbol budaya

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Humanities
Divisions: Faculty of Humanities > Department of Social Anthroplogy
Depositing User: Tugirin
Date Deposited: 03 Feb 2026 03:55
Last Modified: 03 Feb 2026 03:55
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/44443

Actions (login required)

View Item View Item