Karuniawan, Niko and Susetyorini, Peni and Rebala, Lazarus Tri Setyawanta (2019) MENGKONSTRUKSI KERJASAMA PENEGAKAN HUKUM UNTUK MENJAGA KEAMANANLAUT LEPAS DI SAMUDERA HINDIA DALAM KERANGKA INDIAN OCEAN RIM ASSOCIATION (IORA). _001 HI 2019. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
Niko - cover.pdf Restricted to Repository staff only Download (316kB) |
|
|
Text
Niko - abstrak.pdf Download (53kB) |
|
|
Text
Niko - bab 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (184kB) |
|
|
Text
Niko - bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (241kB) |
|
|
Text
Niko - bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (62kB) |
|
|
Text
Niko - bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (295kB) |
|
|
Text
Niko - bab 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (10kB) |
|
|
Text
Niko - dapus.pdf Download (181kB) |
|
|
Text
Niko - lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (343kB) |
Abstract
Samudera Hindia merupakan perairan yang didominasi oleh laut lepas dan memiliki peranan yang sangat strategis bagi negara di sekitar kawasan maupun bagi perekonomian dunia. Namun, di balik peranannya yang strategis tersebut tidak lepas dari adanya ancaman keamanan, baik yang bersifat Traditional Security Issue maupun Non-Traditional Security Issue yang didominasi oleh kejahatan transnasional. Maka dari itu, sebagai satu-satunya pelopor organisasi kerja sama regional di kawasan Samudera Hindia yang memiliki komitmen dalam menangani masalah keamanan, Indian Ocean Rim Association (IORA) telah melakukan berbagai kerja sama sebagai upaya untuk menanggulangi permasalahan keamanan yang ada di Samudera Hindia.
Penelitian ini disusun dengan menggunakan metode penelitian yuridis normatif, yaitu penelitian yang mendasarkan pada penerapan prinsip-prinsip dan asas-asas hukum terhadap norma-norma atau peraturan-peraturan hukum positif. Penelitian ini meneliti bahan pustaka atau data sekunder seperti undang-undang, buku, jurnal, maupun hasil karya dari kalangan hukum.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa hingga saat ini implementasi kerja sama keamanan dalam kerangka IORA masih menemui banyak kendala, dikarenakan mayoritas negara anggota IORA merupakan littoral state sehingga memiliki keterbatasan untuk melakukan penegakan hukum di laut lepas. Di sisi lain, instrumen yang digunakan dalam kerja sama keamanan IORA merupakan soft law, sehingga pelaksanaannya hanya mengikat secara moral bagi negara anggotanya. Maka dari itu, diperlukan upaya yang komprehensif untuk mengatasi kendala tersebut, yaitu dengan mengimplementasikan mutual legal assistance secara multilateral yang didukung dengan coordinated patrol di wilayah laut lepas yang rawan terjadi kejahatan maritim. Selain itu, untuk mendukung kerja sama keamanan tersebut, negara anggota IORA perlu mengintensifkan sustainable maritime diplomacy di bidang keamanan, sehingga peranan dari IORA dapat dirasakan oleh seluruh negara anggota maupun pihak-pihak yang memiliki kepentingan di Samudera Hindia.
Kata kunci: Kerjasama Penegakan Hukum, Laut Lepas, Indian Ocean Rim Association (IORA)
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kerjasama Penegakan Hukum, Laut Lepas, Indian Ocean Rim Association (IORA) |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Mr Perpus FH1 |
| Date Deposited: | 06 Feb 2026 03:42 |
| Last Modified: | 06 Feb 2026 03:42 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/44413 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
