TETELEPTA, KEZIA A A and Susetyorini, Peni and Rebala, Lazarus Tri Setyawanta (2019) PERTANGGUNGJAWABAN INDONESIA TERHADAP PENANGKAPAN DAN PENAHANAN ANAK-ANAK INDONESIA DI LAUT TERITORIAL AUSTRALIA. _045 HI 2019. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
Kezia - COVER.pdf Restricted to Repository staff only Download (267kB) |
|
|
Text
Kezia - ABSTRAK.pdf Download (70kB) |
|
|
Text
Kezia - BAB 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (154kB) |
|
|
Text
Kezia - BAB 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (177kB) |
|
|
Text
Kezia - BAB 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (15kB) |
|
|
Text
Kezia - BAB 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (305kB) |
|
|
Text
Kezia - BAB 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (10kB) |
|
|
Text
Kezia - DAPUS.pdf Download (65kB) |
Abstract
Kepentingan nasional merupakan kunci yang mendasar dalam memahami hubungan internasional, khususnya dalam menjalankan kedaulatan negara, diplomasi, dan politik luar negeri. Kasus penangkapan dan penahanan anak-anak Indonesia di laut territorial Australia membuktikan bahwa Australia dan Indonesia memiliki kemampuan hukum (legal capacity) untuk menjalankan yurisdiksi dan mengadakan tindakan personalitas internasional sepenuhnya. Australia dalam menjaga wilayahnya menerapkan yurisdiksi teritorial untuk membuat undang-undang dan mengadili mereka yang melakukan pelanggaran terhadapnya. Indonesia dalam melindungi warga negaranya, menjalankan yurisdiksi personal untuk memberikan bantuan bagi warga negara Indonesia yang sedang terjerat kasus hukum.
Permasalahan ini diteliti menggunakan metode yuridis normatif dengan mengacu pada hukum, peraturan perundang-undangan dan bahan pustaka. Spesifikasi penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitis, untuk melukiskan suatu keadaan yang dikaitkan dengan teori dan/atau peraturan hukum internasional. Data yang digunakan berupa data sekunder yang diperoleh dari bahan-bahan pustaka, bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Pengolahan dan analisis data menggunakan metode analisis kualitatif. Laporan dari Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Australia yangberjudul “An Age of Uncertainty” menjelaskan bahwa dalam menjalankan kedaulatannya Australia telah melakukan kesalahan dengan menangkap, menahan, dan memperlakukan anak-anak Indonesia selayaknya orang dewasa. Indonesia dan Australia bekerja sama melalui mekanisme Police to Police mengumpulkan bukti dokumen sebagai bahan identifikasi umur anak-anak tersebut. Tidak berhenti sampai disitu, anak-anak Indonesia pun melayangkan gugatan atas Pemerintah Australia dan menuntut ganti rugi.
Kata kunci : Pertanggungjawaban Indonesia, Penangkapan Anak, Laut Teriorial Australia
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pertanggungjawaban Indonesia, Penangkapan Anak, Laut Teriorial Australia |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Mr Perpus FH1 |
| Date Deposited: | 06 Feb 2026 04:12 |
| Last Modified: | 09 Feb 2026 07:19 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/44360 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
