Search for collections on Undip Repository

PERANCANGAN ALAT PENGENDALI PENCEMARAN UDARA DAN REDESAIN CEROBONG PADA SENTRA INDUSTRI TAHU DESA PLOSO KECAMATAN JATI KABUPATEN KUDUS

Dhea Phitaloka, Adinda Bella and Khansa Anintya, Adinda (2026) PERANCANGAN ALAT PENGENDALI PENCEMARAN UDARA DAN REDESAIN CEROBONG PADA SENTRA INDUSTRI TAHU DESA PLOSO KECAMATAN JATI KABUPATEN KUDUS. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO.

[thumbnail of Repositori Bebas Perpus TL_Tugas Akhir Adinda Bella & Adinda Khansa.pdf] Text
Repositori Bebas Perpus TL_Tugas Akhir Adinda Bella & Adinda Khansa.pdf

Download (1MB)

Abstract

ABSTRAK
Industri tahu skala kecil di Indonesia pada umumnya masih memanfaatkan biomassa kayu sebagai sumber energi utama dalam proses perebusan kedelai, yang berpotensi menimbulkan pencemaran udara apabila tidak dilengkapi dengan sistem pengendalian emisi. Di Sentra Industri Tahu Desa Ploso, terdapat 18 unit usaha mikro, kecil, menengah, (UMKM) yang menggunakan kayu bakar tanpa alat pengendali pencemaran udara. Salah satu industri dengan kapasitas produksi terbesar mengonsumsi sekitar 171 kg kayu per jam untuk mengolah ±700 kg kedelai per hari. Proses pembakaran biomassa tersebut menghasilkan emisi gas buang berupa sulfur dioksida (SO₂) serta partikulat udara yang terdiri atas PM₂.₅, PM₁₀, dan Total Suspended Particulate (TSP), yang berpotensi menurunkan kualitas udara ambien di lingkungan sekitar. Hasil analisis menunjukkan bahwa konsentrasi TSP dari sumber emisi mencapai 515,5 mg/m3, dimana telah melampaui baku mutu emisi ketel uap biomassa Lampiran III Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 07 Tahun 2007 sebesar 350 mg/m3. Oleh karena itu, dilakukan perencanaan alat pengendali pencemaran udara untuk menurunkan konsentrasi emisi partikulat tersebut. Pemilihan alternatif teknologi pengendalian dilakukan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP), dengan mempertimbangkan aspek teknis, operasional, dan kesesuaian terhadap skala UMKM, yang menghasilkan cyclone sebagai alternatif dengan tingkat prioritas tertinggi. Cyclone yang dirancang memiliki efisiensi penurunan TSP sebesar 98,49%, PM₁₀ sebesar 45,76%, dan PM₂.₅ sebesar 3,26%, dengan efisiensi pengumpulan total sebesar 53,16%. Selain itu, dilakukan redesain cerobong agar memenuhi ketentuan teknis yang berlaku, sehingga mampu meningkatkan efektivitas dispersi gas buang dan meminimalkan dampak pencemaran terhadap lingkungan sekitar. Hasil pemodelan dispersi menunjukkan bahwa penerapan cyclone dan cerobong hasil redesain secara menyeluruh pada seluruh UMKM di Sentra Industri Tahu Desa Ploso mampu menurunkan konsentrasi TSP di udara ambien hingga 38,17% dan telah memenuhi baku mutu kualitas udara ambien sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021.
Kata kunci: UMKM tahu, pembakaran, biomassa, cyclone, cerobong

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Engineering
Divisions: Faculty of Engineering > Department of Environmental Engineering
Depositing User: anik riyanti
Date Deposited: 02 Feb 2026 05:18
Last Modified: 02 Feb 2026 06:02
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/44335

Actions (login required)

View Item View Item