Fakhira, Hasna Humaira (2025) PERAN PAGUYUBAN ILMU HATI TELAAH BATIN DALAM MELESTARIKAN KESENIAN DEBUS DI KABUPATEN GARUT. Undergraduate thesis, Faculty of Humanity.
|
Text
HASNA HUMAIRA FAKHIRA_13040221140099_PERAN PAGUYUBAN ILMU HATI TELAAH BATIN DALAM MELESTARIKAN K2.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Globalisasi menyebabkan ketertarikan masyarakat terhadap budayanya sendiri semakin terkikis, termasuk kesenian debus yang mendapat stigma negatif di mata publik. Debus merupakan permainan ekstrim yang memperlihatkan kekebalan tubuh merupakan bagian dari budaya Sunda yang memiliki nilai religi, keberanian, dan filosofi kehidupan. Dengan menggunakan teori AGIL (Adaptation, Goal Attaintment, Integrations, Latency) oleh Talcott Parsons penelitian ini menganalisis bagaimana paguyuban Ilmu Hati Telaah Batin (IHTB) mempertahankan kesenian debus di Kabupaten Garut. Hasil penelitian menunjukan bahwa IHTB menjalankan empat fungsi AGIL: Adaptation melalui inovasi pertunjukan; Goal Attaintment dengan menegaskan tujuan pelestarian debus. Selain itu, paguyuban IHTB menerapkan strategi mobilisasi dan publikasi yang aktif; Integration lewat solidaritas anggota dan kegiatan sosial; serta Latency melalui penanaman nilai spiritual, disiplin, dan kecintaan budaya oleh para sesepuh. Dengan demikian, paguyuban IHTB memiliki peran penting dalam menjaga debus agar tetap bertahan dan diakui sebagai identitas budaya masyarakat Sunda di tengah arus globalisasi.
Kata Kunci: Globalisasi, Kesenian Debus, Paguyuban IHTB, Pelestarian Budaya, Teori AGIL
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Humanities |
| Divisions: | Faculty of Humanities > Department of Social Anthroplogy |
| Depositing User: | Tugirin |
| Date Deposited: | 02 Feb 2026 04:50 |
| Last Modified: | 02 Feb 2026 04:50 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/44326 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
